Breaking News:

Jalankan 4 Isu Strategis 2022 Ini, Bappeda Kota Depok Sebut Butuh Dana Rp16 Miliar

Rancangan program kerja dan kegiatan dikatakan Widyati terus dilakukan guna mendorong isu-isu yang sedianya dilaksanakan tahun depan itu selesai.

Diskominfo Kota Depok
Kepala Bappeda Kota Depok, Widyati Riyandani saat rapat evaluasi DAK bersama perangkat daerah secara virtual, Jumat (4/12/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Dalam forum rencana kerja (Renja) perangkat daerah (PD) tahun 2022, ada empat isu strategis yang ditetapkan Badan Perencanaan Pembangunan dan Pengembangan Penelitian (Bappeda) Kota Depok.

Keempatnya merupakan isu yang disesuaikan dengan tema Forum Renja yakni peningkatan kualitas perencanaan melalui daya saing dan inovasi.

Baca juga: Garuda Tetap Terbangkan 10 Pesawat B777, Meski Boeing Minta Tangguhkan karena Insiden Mesin Terbakar

Baca juga: BREAKING NEWS: Anies Rombak 13 Pejabat di Antaranya Wali Kota Jakut, Wali Kota Jakpus, dan Kadis SDA

Baca juga: Mencekam, Dua Warga Terjebak Banjir di Pebayuran Kabupaten Bekasi, Mengapung hanya Pakai Ember

Kepala Bappeda Kota Depok, Widyati Riyandani mengatakan fokus isu strategis tersebut adalah sinergitas perencanaan pembangunan, serta ketersediaan data yang akurat, valis, san aksesibel.

Selain itu, monitoring dan evaluasi dalam rangka menjamin keselarasan antara dokumen perencanaan dan implementasi pelaksanaan program.

"Kemudian implementasi hasil  penelitian dan pengembangan (litbang) serta inovasi yang belum optimal," papar Widyati saat dikonfirmasi wartawan, Minggi (28/2/2021).

Rancangan program kerja dan kegiatan dikatakan Widyati terus dilakukan guna mendorong isu-isu yang sedianya dilaksanakan tahun depan itu selesai.

Diantaranya terdapat dua urusan, empat program, 12 kegiatan, dan 31 sub kegiatan.

Dua urusan yang dimaksud antara lain perencanaan serta penelitian dan pengembangan. 

Baca juga: Jokowi ke Maumere Sebabkan Kerumunan Warga, Netizen Bandingkan Kasus Habib Rizieq, Ini Kata Istana

Baca juga: Dicopot Anies karena Kasus Kerumunan Habib Rizieq, Kini Bayu Meghantara Dilantik jadi Kabiro ORB DKI

Baca juga: Anies Copot Kepala Dinas Sumber Daya Air, Terkait Banjir Cipinang Melayu dan Kemang?

Sedangkan empat programnya ialah penunjang urusan pemerintahan daerah, perencanaan pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, koordinasi dan sinkronisasi perencanaan pembangunan daerah, serta penelitian dan pengembangan daerah.

Ada juga 12 kegiatan yang menjadi fokus tahun depan antara lain monitoring dan evaluasi, perencanaan, koordinasi dan sinergitas perencanaan, data dan informasi, serta pengembangan inovasi dan teknologi.

"Kebutuhan anggaran untuk sejumlah urusan, program, dan kegiatan ini sebesar Rp16,9 miliar," akunya.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved