Cap Go Meh
Cegah Penyebaran Covid-19, Perayaan Cap Go Meh di Cileungsi Digelar Tertutup
Dua pekan setelah hari raya Imlek, warga Tionghoa merayakan tradisi Cap Go Meh pada Sabtu (27/2/2021).
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Dua pekan setelah hari raya Imlek, warga Tionghoa merayakan tradisi Cap Go Meh pada Sabtu (27/2/2021).
Seperti halnya Imlek yang dirayakan secara sederhana, sejumlah klenteng di Cileungsi, Kabupaten Bogor, juga merayakan Cap Go Meh secara tertutup.
Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini masih menjadi ancaman.
Untuk memastikan perayaan Cap Go Meh tidak melanggar aturan PPKM Mikro di Kabupaten Bogor, Kapolsek Cileungsi Polres Bogor bersama anggota melakukan patroli ke sejumlah kelenteng sejak Jumat (26/2/2021) hingga Sabtu (27/2/2021).
Baca juga: Mengenal Cap Go Meh yang akan Dirayakan pada 26 Februari 2021, Budaya Sampai Makanannya
Baca juga: Walubi Gelar Perayaan Cap Go Meh hingga Drama Musikal di Jiexpo Kemayoran
Kapolsek Cileungsi Polres Bogor Kompol Andri Alam Wijaya mengatakan pengecekan ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan PPKM sebagai bentuk pencegahan kerumunan di tengah pandemi covid 19.
"Hasil pengecekan yang kami lakukan di sejumlah klenteng yang ada pada wilayah hukum Polsek Cileungsi, tidak ada kegiatan perayaan Cap Gomeh yang dirayakan secara terbuka,” kata Andri.
Kegiatan perayaan Cap Go Meh dilaksanakan secara daring dan hanya secara internal oleh pihak Klenteng masing-masing.
“Kita apresiasi warga yang merayakan Cap Go Meh secara tertutup dalam masa pandemi ini. Semoga keteladanan ini membantu mempercepat penanganan Covid-19,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/patroli-cap-go-meh.jpg)