Breaking News:

PPKM Mikro

Satpol PP DKI Menutup Dua Tempat Karaoke di Jakarta Barat yang Beroperasi saat PPKM Mikro

Satpol PP DKI Jakarta menutup dua tempat karaoke di wilayah Jakarta Barat yang beroperasi saat PPKM mikro.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menutup dua tempat karaoke di wilayah Jakarta Barat yang beroperasi saat pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, Jumat (26/2/2021) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Satpol PP DKI Jakarta menutup dua tempat karaoke di wilayah Jakarta Barat yang beroperasi saat pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, Jumat (26/2/2021) malam.

Penutupan secara paksa itu dipimpin oleh Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin.

Kepada wartawan, Arifin menjelaskan dua karaoke yang beroperasi adalah Lime Light Karaoke di Jalan Tanjung Duren Barat, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat dan Difa Karaoke di Jalan Raya Citra, Kalideres, Jakarta Barat.

Arifin menyatakan, tempat hiburan malam (THM) maupun tempat karaoke masih dilarang beroperasi selama PPKM karena dinilai masih menjadi pemicu penularan Covid-19.

“Dari giat operasi ini kami menyita 99 botol minuman beralkohol dari berbagai merk,” kata Arifin, Sabtu (27/2/2021).

Baca juga: Presiden Jokowi Menilai PPKM Mikro Efektif, Sudah Berhasil Diterapkan di India

Baca juga: PPKM Mikro Diperpanjang, Burhanudin Minta Camat Lebih Aktif Dalam Penanganan Covid-19 di Wilayahnya

Baca juga: Pemerintah Memperpanjang Masa PPKM Mikro 23 Februari Hingga 8 Maret 2021

Arifin merinci, 99 botol itu diamankan dari Lime Light Karaoke sebanyak 70 botol dan Dia Karaoke 29 botol.

Dia menyayangkan, masih adanya pelaku industri hiburan yang beroperasi secara terselubung, apalagi disertai dengan peredaran miras tanpa izin.

“Ada beberapa minuman keras yang tidak dilengkapi izin penjualan minuman beralkohol. Di sisi lain, kami menutup tempat usaha ini selama pandemi Covid-19,” jelas Arifin.

Kata dia, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah semata-mata untuk menekan penyebaran Covid-19 yang terjadi di masyarakat. “Kita ketahui bersama bahwa kegiatan hiburan karaoke itu masih belum diperbolehkan dalam masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Arifin.

Dalam kesempatan itu, Arifin mengimbau masyarakat untuk turut membantu mengawasi dan melapor bila ada pelanggaran serupa di tempat tinggalnya.

“Kami minta peran aktif masyarakat untuk membantu mengawasi, dan kami petugas akan menindaklanjuti laporan yang diterima melalui aplikasi JAKI atau akun Instragram Satpol PP,” ujar Arifin. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved