Minggu, 12 April 2026

Pendidikan Tinggi Kristen Harus Pertahankan Kualitas di Era Globalisasi

Pendidikan Tinggi Kristen saat ini masih terpanggil menjadi alat Tuhan untuk mendatangkan pembebasan, kepandaian, dan kesejahteraan.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Ichwan Chasani
dok. UKI
Pendeta Dr. Dirk Roy Kolibu, M.Th menjadi pembicara dalam Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi di Bidang Pendidikan Agama Kristen Kepada Dosen & Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta, yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (17/2/2021) lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Pendeta Dr. Dirk Roy Kolibu, M.Th mengatakan, globalisasi dengan trend kehidupan yang ditawarkan, membuat gereja dan sekolah sulit mempertahankan apa yang baik.

Tantangan ini terasa sekali, terutama karena situasi ini telah mengganggu performa sekolah Kristen masa kini, bahkan menyebabkan krisis identitas  dan penyimpangan sosial.

“Untuk itu, gereja dan sekolah Kristen perlu merenungkan dan mendiskusikan kembali kehidupan yang telah hilang dan bergeser, “ ujar Dr. Dirk Roy Kolibu, M.Th, dalam Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi di Bidang Pendidikan Agama Kristen Kepada Dosen & Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta, yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (17/2/2021) lalu.

Adapun kegiatan Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi ini dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat Prodi Doktor dan Magister Pendidikan Agama Kristen Universitas Kristen Indonesia (UKI).  Pelatihan ini dihadiri lebih dari 100 mahasiswa dan dosen.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi akademisi Pendidikan Agama Kristen dalam bidang penelitian dan publikasi.

Narasumber dalam Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi di Bidang Pendidikan Agama Kristen Kepada Dosen & Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta, yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (17/2/2021) lalu.
Narasumber dalam Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi di Bidang Pendidikan Agama Kristen Kepada Dosen & Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta, yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (17/2/2021) lalu. (dok. UKI)

Pdt. Dirk Roy Kolibu kembali menjelaskan, bahwa Pendidikan Tinggi Kristen saat ini masih terpanggil menjadi alat Tuhan untuk mendatangkan pembebasan, kepandaian, dan kesejahteraan di tengah gereja, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara.

“Keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam keberlangsungan proses belajar mengajar sangat penting, oleh sebab itu mereka perlu diperlengkapi dalam karya ilmiah dan publikasi,“ ujar Dr. Dirk Roy Kolibu.

Dalam Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah tersebut, terdapat beberapa narasumber yaitu Dr. Desi Sianipar, M.Th yang menyampaikan materi tentang Pengetahuan tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan Prinsip-Prinsip penulisan Karya Ilmiah di Bidang Pendidian Agama Kristen (PAK). Dr.

Kemudian ada Demsy Jura, M.A., M.Th., M.Pd menyampaikan materi tentang Pengetahuan tentang Teknik Penulisan Modul PAK di Sekolah. Lalu Dr. Dirk Roy Kolibu, M.Th menyampaikan materi tentang Pengetahuan tentang Berbagai Pendekatan dalam Penelitian di Bidang PAK.

Pelatihan secara daring ini turut dihadiri oleh Wakil Direktur Pascasarjana UKI, Dr. A Dan Kia, M.Th; Kaprodi Doktor Pendidikan Agama Kristen UKI, Dr. Demsy Jura, S.Th., M.A., M.Th; Waket IV SETIA, Tony Salurante, M.Pd.K., M.A; dan Ketua SETIA, Dr. Dyulius Thomas Bilo, M.Th.

Selanjutnya pada tanggal 22 Februari 2021, tim PKM melakukan Bakti Sosial di GKSI Setia, dengan memberikan bantuan dalam bentuk beras dan mie instan untuk diberikan kepada jemaat di GKSI Setia. Kegiatan ini dihadiri Matheus Mangentang, selaku pendiri SETIA.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Tim Pengabdian masyarakat UKI. Kami berharap kerja sama ini bisa terus berlangsung kedepannya, “ ujar Matheus Mangentang.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved