Breaking News:

Berita Depok

Kejari Depok Fokus Kawal Janji Kampanye Idris-Imam Rp 5 Miliar Setiap Kelurahan

Kejari Depok fokus kawal janji kampanye Idris-Imam Rp 5 miliar setiap kelurahan.

Wartakotalive.com
Ilustrasi, Kejari Depok fokus kawal janji kampanye Idris-Imam Rp 5 miliar setiap kelurahan. 

“Saya sudah menanyakan langsung apakah dana Rp 5 miliar itu diberikan selama satu tahun, tetapi ternyata dana tersebut diberikan selama satu periode kepemimpinan Pak Idris-dan Pak Imam,” tuturnya. 

Imam Budi Hartono (kiri) dan Mohammad Idris saat memberikan keterangan kepada wartawan seusai ditetapkan sebagai wali kota dan wakil wali kota terpilih di Pilkada Depok 2020, Hall Dwidjosewojo, Hotel Bumi Wiyata, Beji, Depok, Kamis (21/1/2021).
Imam Budi Hartono (kiri) dan Mohammad Idris saat memberikan keterangan kepada wartawan seusai ditetapkan sebagai wali kota dan wakil wali kota terpilih di Pilkada Depok 2020, Hall Dwidjosewojo, Hotel Bumi Wiyata, Beji, Depok, Kamis (21/1/2021). (Warta Kota/Vini Rizki Amelia)

Untuk level kelurahan, Kuncoro mengatakan dana tersebut terbilang besar sehingga dirinya pun memiliki rencana terkait pendanaan itu agar tak terjadinya tindak pidana korupsi.

Baik dari segala bidang baik dari semua pihak, lingkungan kelurahan hingga kepada para pelaksana di lapangan. 

Kejaksaan dikatakan Kuncoro akan melakukan pendampingan serta menggelar penyuluhan sebagai bentuk persamaan persepsi terkait penggunaan dana Rp 5 miliar tersebut. 

Jangan sampai, kata Kuncoro, penggunaan dana itu dilakukan tanpa adanya laporan atau pertanggung jawaban yang valid sesuai dengan dana yang telah digunakan. 

“Jangan sampai ada euphoria anggaran, walaupun betul untuk kegiatan masyarakat seperti membuat jalan dan sebagainya, tetapi pertanggung jawabannya jangan lupa harus benar,” kata Sri Kuncoro.

Baca juga: Kisah Nyata, Warga Depok Namai Kedua Buah Hatinya dengan Nama Persija

“Supaya tidak timbul kecurigaan dari pihak-pihak terkait yang menanyakan duit itu dipakai untuk apa saja lalu jawabannya itu lihat saja aspalnya, bukan begitu. Tetapi tentu harus dilihat juga apakah kuantitas dan kualitasnya sesuai,” tuturnya. 

Hal itu dikatakan Kuncoro sesuai dengan perannya sebagai upaya preventif dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. 

Di mana penyuluhan diberikan untuk meningkatkan soft skill para pemangku jabatan di tingkat kelurahan hingga ke bagian bawahnya. 

Baca juga: Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Dilantikan Secara Virtual dari Rumah Sakit, Masih Terkena Covid19

Aturan-aturan main dalam penggunaan anggaran menjadi fokus Kejaksaan dalam penggunaan dana tersebut yang akan diberikan kepada para pejabat dan tokoh di tingkat kelurahan hingga kepada bagian pelaksana d ilapangan. 

Halaman
123
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved