Selasa, 14 April 2026

Berita Video

VIDEO Pedagang Mengeluh Revitalisasi Pasar Ciputat Mangkrak

"Waktu kami berbicara dengan Disperindag kira-kira estimasi itu 8 bulan. Sekarang sudah berjalan 7 bulan yang kami lihat pasar baru direvitalisasi

Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Sejumlah pedagang Pasar Ciputat yang tergabung dalam Perkumpulan Pedagang Pasar Ciputat (P3C) mengeluhkan mangkraknya revitalisasi pasar yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel). 

Dedi Agusmanto (36) selaku pedagang emas Pasar Ciputat, mengaku mangkraknya pembangunan dinilai pihakny dari janji-janji yang disampaikan pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Kota Tangsel. 

"Waktu kami berbicara dengan Disperindag kira-kira estimasi itu 8 bulan. Sekarang sudah berjalan 7 bulan yang kami lihat pasar baru direvitalisasi sekitar 30 persen," kata Dedi kepada Wartakotalive.com saat ditemui di lokasi, Pasar Ciputat, Ciputat, Kota Tangsel, Kamis (25/2/2021).

Mangkraknya revitalisasi Pasar Ciputat itu berimbas akan penurunan omset para pedagang yang dirasakannya. 

Sebab, sejak direlokasi ke Plaza Ciputat sejumlah pedagang mengaku adanya penurunan omset penjualan terus dirasakan para pedagang. 

Menurutnya hal itu sangat menyengsarakan para pedagang Pasar Ciputat mengingat kondisi pandemi covid-19 serta revitalisasi yang memaksa semakin anjloknya omset. 

"Waktu kami berdagang di Pasar Ciputat itu kami masih mendapatkan untuk omset masih diangka Rp 1 juta ya, keuntungan masih dapat Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu, sedangkan sekarang cuman Rp 30.000," jelasnya. 

Hal senada disampaikan pedagang toko emas, Fery Febriano (28) berharap agar proses revitalisasi dapat segera rampung sebelum memasuki bulan Ramadhan 2021. 

Pasalnya momen tersebut diharapkan pedagang untuk dapat meningkatkan omset yang ditargetnya. 

"Tuntutan dari kita itu kalau bisa seblum bulan puasa itu kita harus sudah bisa pindah, soalnya di momen bulan puasa itu momen yabg pasa untuk para pedagang bisa balik modal yang sebelumnya kena imbas dari revitalisasi ini," katanya di kesempatan yang sama. 

Pendi (30) pedagang perak Pasar Ciputat, mengaku penurunan omset terjadi sekitar 90 persen sejak direlokasi ke kawasan Plaza Ciputat

Bahkan, dirinya mengaku kesulitan untuk menutupi modal yang dikeluarkan akibat sepinya pembeli yang datang. 

"Jauh banget turunnya omset sampai 90 persen. Biasa sehari Rp 2 juta, sekarang nyari Rp 200 ribu saja susah. Kadang sehari laris, kadang enggak," katanya. 

Ia pun berharap Pemkot Tangsel dapat segera merampungkan revitalisasi Pasar ciputat agar dirinya dapat kembali berdagang kembali di lokasi yang dulu. 

"Dari perjanjian awal sama Disperindag kan 8 bulan di relokasi. Sekarang sudah 7 bulanan lah belum ada kabar sama sekali (untuk kembali ke Pasar Ciputat-red)," pungkasnya. 

Diketahui, pihak Pemkot Tangsel merelokasi ratusan pedagang Pasar Ciputat di Gedung A dan B kawasan Jalan H Usman, Ciputat Kota Tangsel. 

Relokasi dilakukan karena Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany pada masa jabatan 2016 - 2021. (m23) 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved