PPKM Mikro

Tinjau Kampung Tangguh Jaya di Pondok Aren, Kapolda Metro Jaya: Siap 24 Jam Tangani Kasus Covid-19

Kapolda Irjen Muhammad Fadil Imran meninjau lokasi Kampung Tangguh Jaya di RW 08 Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Hari ini, Jumat (26/2/2021), Kapolda Metro Jaya Irjen Muhammad Fadil Imran meninjau lokasi Kampung Tangguh Jaya di RW 08 Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Foto ilustrasi: Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meresmikan Kampung Tangguh Jaya 'Cakra' di wilayah RW 01, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021). 

WARTAKOTALIVE. COM, PONDOK AREN - Kapolda Metro Jaya, Irjen Muhammad Fadil Imran meninjau lokasi Kampung Tangguh Jaya yang bertempat di RW 08 Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Fadil mengatakan, sejak didirikannya Kampung Tangguh Jaya pada lokasi tersebut dapat menurunkan angka penyebaran dan penularan infeksi covid-19.

Sebab, kata Fadil, Kampung Tangguh Jaya juga mengedukasi masyarakat dalam penerapan perilaku 3T (Tracing, Testing, Treatment).

Video: Dinkes Kota Tangerang Selatan Terima Puluhan Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Tahap 2

"Tadinya ada 27 kasus, seiring dengan perkembangan intervensi 3T, sekarang tinggal satu orang," kata Fadil saat ditemui di Kapung Tangguh Jaya RW 08 Pondok Aren, Kota Tangsel, Jumat (26/2/2021).

Fadil menuturkan dalam penelusuran kasus pihaknya juga memberdayakan masyarakat setempat. 

Menurutnya sebelumnya sejumlah warga yang melakukan penelusuran kasus itu dilakukan pelatihan oleh pihaknya. 

Baca juga: Ada Kampung Tangguh Jaya, Kasus Covid-19 di Bambu Apus Jakarta Timur Terbukti Menurun

Baca juga: Kapolsek Ciputat Timur Bersama Danramil 05/Ciputat Ronda Bareng Warga Kampung Tangguh Jaya

"Yang melakukan testing juga adalah warga yang dilatih oleh tim dokter dari Polda Metro Jaya dan Kesdam Jaya," katanya. 

Ia pun mengatakan bahwa Kampung Tangguh Jaya itu melakukan penanganan kasus infeksi covid-19 selama 24 jam. 

"Mudah-mudahan ini bermanfaat karena 24 jam stand by, karena warga yang ada bermukim di RW ini sendiri, kalau harus ke Puskesmas mungkin prosesnya lama. Dengan ini kan treatment-nya bisa cepat sehingga kesembuhan dan mencegah kematian jauh lebih efektif," pungkasnya. (m23). 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved