Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Pemkot Depok Kritisi Pernyataan Wiku Adisasmito Soal Jumlah Warga Depok Terpapar Covid-19

Pemkot Depok kritisi pernyataan Wiku Adisasmito soal jumlah warga Depok terpapar Covid-19.

Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Pemkot Depok kritisi pernyataan Wiku Adisasmito soal jumlah warga Depok terpapar Covid-19. 

Dadang menilai, persoalan gap data ini menjadi masalah utama dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.

“Padahal data adalah basis utama kebijakan dan dijadikan input perhitungan zona resiko daerah," ungkap dia.

Ia menjelaskan, jika basis data yang diambil salah tentu tidak terupdate sesuai dengan yang ada di daerah. 

"Masalah ini sudah disampaikan sejak lama baik ke pusat maupun ke provinsi,” terang Dadang.

Wali Kota Depok Mohammad Idris akhirnya menjadi pendonor plasma konvalesen yang ditujukan untuk membantu para pasien penderita Covid-19.
Wali Kota Depok Mohammad Idris akhirnya menjadi pendonor plasma konvalesen yang ditujukan untuk membantu para pasien penderita Covid-19. (istimewa)

Dadang mengungkapkan bahwa permasalahan gap data ini sempat berkurang.

Tapi kembali terjadi seperti sekarang ini.

“Waktu itu sempat rekonsiliasi data dan sempat gapnya tidak terlalu tinggi, saat ini terjadi lagi gap datanya cukup tinggi,” tuturnya.

Baca juga: Pemkot Depok Tangani Banjir Mekarsari Cimanggis dengan Memasang Karung Pasir di Kali Cipinang

Satgas Covid-19 Kota Depok sudah meminta kepada Satgas Covid-19 Pusat untuk perhatian dengan data di daerah.

Pihaknya sudah meminta Satgas Covid-19 Pusat segera merekonsiliasi datanya dengan data daerah.

"Ini akan sangat berpengaruh dari data ini kan dijadikan input untuk menghitung zona resiko daerah."

"Merah atau oranye kan treatmennya beda. Ini sangat berbahaya jika tidak segera diselesaikan,” tutur Dadang.

Berita ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Gap Data Terlalu Tinggi, Jubir Satgas Covid-19 Kota Depok Protes Ucapan Wiku Adisasmito  Penulis: Dwi Putra Kesuma

Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved