Breaking News:

Berita Bogor

Pemakaman Siswi SMA Tewas Dalam Plastik di Tanah Sareal Dipadati Warga, Dugaan Pembunuhan Berencana

Pemakaman siswi SMA tewas dalam plastik di Tanah Sareal dipadati warga, dugaan pembunuhan berencana.

Wartakotalive.com/Yudistira Wanne
Pemakaman siswi SMA tewas dalam plastik di Tanah Sareal dipadati warga, dugaan pembunuhan berencana. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBUNGBULANG - Pemakaman siswi SMA yang ditemukan tewas dalam plastik di Tanah Sareal, Kota Bogor dipadati ratusan warga. Ada dugaan pembunuhan berencana.

Suasana pemakaman mayat dalam plastik di Desa Cimanggu 1, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Kamis (25/2/2021) dipadati ratusan warga.

Pantauan Wartakotalive.com, jenazah Diska Putri (18) tiba dari RSUD Ciawi sekitar pukul 20.38 WIB dengan dikawal puluhan patwal ambulans.

Setibanya di rumah duka, jenazah langsung disalatkan kemudian langsung dimakamkan di makam keluarga yang tak jauh dari rumahnya.

Kuasa Hukum keluarga, Banggua Togu Tambunan, mengatakan, hari ini sudah dilakukan BAP kepada beberapa orang, termasuk kepada ayah korban.

"Ada beberapa orang yang sudah di BAP terkait penemuan mayat. Lebih banyak sih BAP warga yang menemukan, walaupun ayah korban sedikit diintrogasi. Karena memang suasana hati masih bersedih," ujarnya.

Baca juga: Sebelum Ditemukan Tewas Dalam Plastik di Tanah Saeral Kota Bogor, Siswi SMA Pergi ke Rental Komputer

Lebih lanjut, Togu menjelaskan bahwa ada banyak dugaan terkait motif pembunuhan.

"Ini pembunuhan sepertinya pembunuhan berencana. Karena tadi penyidik menyampaikan bahwa almarhumah berangkat dari kemarin pagi dan terakhir hpnya itu aktif hingga jam 13.00 WIB," bebernya.

Baca juga: Keluarga Siswi SMA yang Ditemukan Tewas Dalam Plastik di Bogor Minta Pelaku Dihukum Mati

Sementara itu, Togu memaparkan bahwa pihak keluarga merasa cemas lantaran Diska pergi tak kunjung kembali.

"Setelah dari situ keluarga mulai merasa cemas. Orang tua resah dan baru mendapatkan kabar tadi pagi," ungkapnya.

Terkait hasil otopsi, Togu belum dapat memberikan keterangan lebih jauh.

"Hari ini hasil otopsi baru kami terima. Hasilnya belum dapat kami sampaikan. Yang jelas kalau dari fisik ada tindak pidana lainnya," tandasnya.
 

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved