Breaking News:

Pelaku UMKM Depok Minta Idris-Imam Perhatikan Mereka, Berharap Ada Bantuan Rutin Tiga Bulan Sekali

berharap agar Mohammad Idris dan Depok Imam Budi Hartono bisa lebih memperhatikan para pelaku usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Imam Budi Hartono (kiri) dan Mohammad Idris saat memberikan keterangan kepada wartawan seusai ditetapkan sebagai wali kota dan wakil wali kota terpilih di Pilkada Depok 2020, Hall Dwidjosewojo, Hotel Bumi Wiyata, Beji, Depok, Kamis (21/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Wali Kota Depok incumbent Mohammad Idris kembali terpilih menjadi Wali Kota bersama pasangan Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono untuk periode jabatan 2021-2026.

Sejumlah harapan warga Depok dan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan ada dipundak mereka selama lima tahun kedepan.

Warga Depok pun menaruh harapan besar terhadap pemimpin baru di daerah yang dijuluki kota belimbing ini.

Salah satu warga Depok bernama Yayang (66), berharap agar Mohammad Idris dan Depok Imam Budi Hartono bisa lebih memperhatikan para pelaku usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti dirinya, terutama dari segi bantuan modal usaha.

Menurut Yayang, selama pandemi, pemilik usaha toko tradisional atau kelontong bernama Yayang mengalami penyusutan pendapatan hingga 80 persen.

Oleh karena itu ia berharap ada bantuan modal usaha demi keberlangsungan usahanya yang berada di Jalan Margonda Raya No.441 atau tepatnya berada di ujung jalan akses ke Stasiun Commuterline Pondok Cina.

“Semoga perekonomian di Depok cepat pulih, karena pendapatan jauh menurun hingga 80 persen. Saya harap bantuan secepatnya turun dan rutin, misalnya per tiga bulan sekali,” ujarnya saat ditemui Warta Kota, Sabtu (13/2/2021).

Yayang bercerita, sebelum pandemi Covid-19 terjadi, ia bisa mendapatkan untungnya saja dalam sehari mencapai Rp 700.000.

Sementara ketika pandemi, ia hanya bisa mendapatkan untungnya saja dalam sehari sebesar Rp 150.000.

“Selama pandemi sepi sekali yang belanja, apalagi mahasiswa juga tidak ada yang masuk kuliah, karena harus belajar dari rumah. Begitu juga yang kerja harus WFH,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Dipa
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved