Breaking News:

Revisi UU ITE

MANTAN Menteri Kominfo Era SBY Bicara Revisi UU ITE dan Hapus Pasal Karet, Ini Tanggapan Mahfud MD

Mantan Menteri Kominfo Era Presiden SBY M Nuh buka suara terkait lahirnya UU ITE hingga masuknya pasal karet untuk jerat warga yang kritis.

Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
photocollage/wartakotalive.com/suprapto
Mantan Menteri Kominfo Era Presiden SBY M Nuh buka suara terkait lahirnya UU ITE hingga masuknya pasal karet yang banyak digunakan untuk menjerat warga yang kritis. Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD pun bicara kemungkinan revisi UU ITE dalam Webinar PWI, Kamis (25/2/2021). 

* Revisi UU ITE jangan alergi, kata Mahfud MD

* Menteri Era SBY, M Nuh, bicara Kenapa Ada UU ITE?  

* Keluarkan pasal karet dari UU ITE 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Mantan Menteri Komunikasi dan Informatikan (Menkominfo) M Nuh akhirnya buka-bukaan trkait lahirnya UU Informasi dan Trasaksi Elektronik (ITE).

Menkominfo era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini adalah menteri yang membidani lahirnya UU No 11 tahun 2008 tentang ITE.

UU ITE itu lahir pada era pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden SBY dan kemudian direvisi menjadi UU No 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU ITE pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi).

M Nuh mengaku heran dengan munculnya pasal-pasal karet dalam UU ITE itu yang kini justru banyak menjerat pegiat demokrasi, netizen (warganet) dan juga wartawan.

Karena itu, dia setuju pasal-pasal karet dimaksud agar dikeluarkan dari UU ITE dan dia mengusulkan agar dimasukkan dalam UU baru, yaitu UU Media Sosial (Medsos).

"Sekarang muncul wacana pasal-pasal karet di-takeout saja, masukkan jadi UU Media sosial saja," ujar M Nuh yang kini Ketua Dewan Pers dalam weminar Revisi UU ITE yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Kamis (25/2/2021).

Nara sumber dalam webinar itu adalah Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, M Nuh, dan pakar hukum Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar. Seri Webinar Revisi UU ITE dibuka Ketua Umum PWI Atal S Depari didampingi Sekjen PWI Mirza Zulhadi, Wakil Sekjen PWI Suprapto, dan Wakil Bendahara Dar Edi Yoga.      

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved