PPKM Mikro

Kasus Covid-19 Meningkat di Kampung Tangguh Jaya, Begini Penjelasan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran

Saat melakukan testing dan tracing itulah Polda Metro Jaya menemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 sempat meningkat di Kampung Tangguh Jaya.

Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Hari ini, Jumat (26/2/2021), Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menggelar inspeksi di Kampung Tangguh Jaya di RW 15, Bojong Nangka, Kelapa Dua, Tangerang Selatan. Foto dok: Kapolda Metro Jaya, Irjen Muhammad Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman berkantor di Polsek Ciledug, Senin (11/1/2021), untuk mengefektifkan penanganan penyebaran Covid-19. Keduanya sempat meninjau Kampung Tangguh Jaya yang dibuat di RW 9, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG SELATAN - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menggelar inspeksi di Kampung Tangguh Jaya di RW 15, Bojong Nangka, Kelapa Dua, Tangerang Selatan, Jumat (26/2/2021).

Di Kampung Tangguh Jaya di RW 15, Bojong Nangka Polda Metro Jaya melakukan testing dan tracing kepada warga secara dari pintu ke pintu atau door to door.

Saat melakukan testing dan tracing itulah Polda Metro Jaya menemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 sempat meningkat di Kampung Tangguh Jaya.

Video: Dinkes Kota Tangerang Selatan Terima Puluhan Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Tahap 2

Adanya peningkatan kasus positif Covid-19 itu karena adanya jumlah pengetesan (testing) dan pelacakan (tracing) yang bertambah di kawasan itu.

 "Awalnya 20 kasus kemudian naik terus, tapi itu karena di Kampung Tangguh ini dilakukan 'testing' dan 'tracing', data terakhir 29 orang dan hari ini mulai ada penurunan dan hari ini 25, jadi sembuh empat orang," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, di Tangerang Selatan, Jumat (26/2/2021).

Penegasan itu disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat menggelar inspeksi di Kampung Tangguh Jaya di RW 15, Bojong Nangka, Kelapa Dua, Tangerang Selatan.

Baca juga: Terapkan Kampung Tangguh Jaya Siaga Corona, Kini Tak Ada Lagi RT di Tangerang Zona Oranye dan Merah

Baca juga: Pemkot Tangerang Optimistis Tekan Penyebaran Covid-19 Melalui Kampung Tangguh Jaya Siaga Corona

Fadil mengatakan, pada awalnya dibentuknya program Kampung Tangguh Jaya di RW 15, jumlah masyarakat yang positif Covid-19 sempat mengalami peningkatan.

Namun dia menjelaskan, kenaikan tersebut karena meningkat karena peningkatan persentase 'testing' dan 'tracing' di Kampung Tangguh Jaya RW 15 dilaksanakan secara dari pintu ke pintu (door-to-door).

"Di sini kita membentuk Kampung Tangguh sebagai bentuk pelaksanaan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) skala mikro," kata Fadil.

Baca juga: Kapolda Metro Apresiasi Kampung Tangguh Jaya di RW 03 Roa Malaka, Ada Ibu-ibu PKK Pemburu Covid-nya

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, pembatasan dengan lingkup kecil akan lebih efektif dibandingkan dengan lingkup yang luas.

Fadil juga berharap Kampung Tangguh Jaya di RW 15, Tangerang Selatan, bisa menjadi contoh penerapan PPKM mikro di wilayah Tangerang Selatan.

Kampung Tangguh Jaya ini juga menyiapkan program bagi masyarakat untuk membudidayakan ikan air tawar dan sayur mayur untuk peningkatan gizi sebagai salah satu penunjang kesehatan.

Kampung Tangguh Jaya RW 15 ini juga menyediakan ruang isolasi mandiri untuk warga yang terpapar Covid-19.

Baca juga: Ada Kampung Tangguh Jaya, Kasus Covid-19 di Bambu Apus Jakarta Timur Terbukti Menurun

Pihak RT/RW kemudian akan menyediakan bahan makanan maupun makanan jadi serta vitamin untuk warga yang menjalani isolasi.

Setiap Kampung Tangguh memiliki tugas 3T, yaitu tracing, testing, treatment di setiap RW.

Petugas juga akan memantau perkembangan setiap pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 jika sedang melakukan isolasi mandiri. (Antaranews)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved