Breaking News:

Banjir Jakarta

BANJIR Semeter Rendam Permukiman Penduduk di Kebon Pala Jumat, Usai Katulampa Siaga 3 Kamis Malam

Banjir kembali rendam permukiman penduduk di Kebon Pala, Kampung Melayu setinggi satu meter hingga Jumat (26/2/2021) siang.

Warta Kota
Permukiman penduduk di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, kembali terendam banjir pada Jumat (26/2/2021). Foto dok: Permukiman warga di kawasan Kebon Pala RT 11 RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (19/2/2021) pagi terendam banjir. 

Wilayah Kebon Pala kerap menjadi langganan banjir, kata Rian, sebab berada di bantaran sungai dengan elevasi lahan yang rendah.

Baca juga: Kali Ciliwung Meluap, Pemukiman Warga di Kebon Pala Jakarta Timur Terendam Banjir

Banjir sempat merendam rumah warga pada 19-21 Februari 2021 akibat pengaruh yang sama.

Warga sekitar berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai dan penguatan tanggul sebagai solusi mengatasi banjir di wilayah setempat.

Ustaz Hilmi Bilang Banjir Jakarta Mudah Diatasi Jika Anies Jadi Presiden

Sementara itu Ustaz Hilmi Firdausi memberikan 'joke' di saat Anies Baswedan dibully ketika banjir melanda sejumlah kawasan di Jakarta.

Ustaz Hilmi sedianya mengingatkan tentang pernyataan Joko Widodo ketika masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta dan akan maju pada kontestasi Pilpres.

"Banjir di Jakarta Insyaa Allah akan lebih mudah diatasi jika Pak @aniesbaswedan
jadi Presiden 2024. Eh, setuju ga?" tulis ustaz Hilmi dikutip Wartakotalive.com pada Kamis (25/2/20210).

Dalam berbagai cuitannya, Ustaz Hilmi 'membela' Anies Baswedan yang kerap diserang ketika terjadi banjir di Jakarta.

Jokowi Legalkan Miras hingga Tingkat Eceran, Ketum Muhammadiyah Nilai Bangsa Sudah Kehilangan Arah

Baca juga: Anies Baswedan Copot Kepala Bapenda DKI Tsani Annafari, terkait Jebloknya Realisasi PAD?

Sementara, ketika wilayah lain banjir, dunia maya terkesan senyap.

"Menangani musibah itu dengan bahasa kemanusian, bahasa cinta dan kepedulian, bukan bahasa kebencian. Jika banjir di Jakarta cepat surut, berikan apresiasi. Jika banjir di daerah lain blm selesai, jangan juga dibully gubernurnya. Kita butuh saling respek hari ini," cuit Ustaz Hilmi.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved