Breaking News:

Virus corona

Vaksin Buatan India, Covaksin Ditolak Pekerja Kesehatan Lokal Karena Diragukan Kemanjurannya

Covaxin merupakan vaksin buatan India yang disetujui tanpa data kemanjuran tahap akhir, menurut data pemerintah pada Kamis

Sajjad HUSSAIN / AFP
Ilustrasi - Kerabat menyiapkan pembakaran kremasi untuk seseorang yang meninggal karena virus corona Covid-19, di tanah kremasi Nigambodh Ghat di New Delhi, India 

Wartakotalive.com - Vaksin buatan dalam negeri India, Covaxin ditolak pekerja medis di negara tersebut.

Dilansir Al Jazeera, saat ini negara sedang meyakinkan sistem kesehatan India dan para tenaga kesehatan untuk menggunakan Covaxin.

Covaxin merupakan vaksin buatan India yang disetujui tanpa data kemanjuran tahap akhir, menurut data pemerintah pada Kamis.

India memiliki jumlah infeksi tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Belakangan kasus infeksi melonjak karena masyarakat mulai lalai mengenakan masker dan negara bagian mengurangi aturan jarak sosial.

Kurangnya kepercayaan pada vaksin buatan dalam negeri berpotensi menghambat India memenuhi target 300 juta vaksinasi pada Agustus mendatang.

Diketahui India menargetkan 300 juta vaksinasi dari 1,35 miliar total populasi.

Negara ini telah memvaksinasi lebih dari 10,5 juta pekerja kesehatan dan garda depan sejak dimulai pada 16 Januari.

Namun hanya 1,2 juta atau sekitar 11 persen dari total itu yang menggunakan Covaxin, vaksin yang dikembangkan Bharat Biotech.

Sementara 9,4 juta lainnya menggunakan vaksin AstraZeneca.

Halaman
123
Editor: Bambang Putranto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved