Breaking News:

Virus Corona

SOS Children’s Villages dan HSBC Lanjutkan Kerja Sama Bantu Anak dan Remaja Bangkit dari Pandemi

Anak dan remaja adalah korban yang tidak terlihat, mengingat adanya dampak panjang terhadap kesehatan, kesejahteraan, perkembangan, dan masa depan ana

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Anak-anak asuh SOS Children’s Villages di tengah pandemi Covid-19. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Nyaris setahun sejak kasus pertama diumumkan, pandemi Covid-19 di Indonesia belum juga berakhir.

Tantangan sosial dan ekonomi timbul untuk tiap elemen masyarakat, termasuk yang jarang mendapat perhatian, yakni anak dan remaja yang rentan terlantar.

Untuk itu, PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) bekerja sama dengan SOS Children’s Villages, berupaya melakukan pendampingan maksimal bagi anak dan remaja yang telah atau terancam kehilangan pengasuhan orang tua.

Baca juga: JADWAL Lengkap dan Live Streaming Ibadat Jalan Salib 2021 di Jakarta dan Sekitarnya

Anak dan remaja adalah korban yang tidak terlihat, mengingat adanya dampak panjang terhadap kesehatan, kesejahteraan, perkembangan, dan masa depan anak.

Dampak tidak langsung ini salah satunya dirasakan saat pemerintah menghentikan sementara proses pembelajaran secara tatap muka sejak Maret 2020.

Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sebanyak 60 juta siswa tidak dapat belajar di sekolah.

Baca juga: DKI Baru Punya 3.964 Sumur Resapan dari Target 1,8 Juta, Wagub: Tak Mungkin Diselesaikan Anies

Cara ini sudah dirasa tepat untuk menghindari adanya penyebaran virus di area sekolah.

Sayangnya, tidak semua anak di negeri kita ini mempunyai sumber daya untuk mengakses pendidikan secara daring.

Masih banyak anak yang memiliki keterbatasan, terutama mereka yang berisiko atau telah kehilangan pengasuhan orang tua.

Baca juga: Jokowi Timbulkan Kerumunan di NTT, Politisi PKS: Bukan Spontanitas, Suvenir Sudah Disiapkan di Mobil

Dalam kondisi sulit ini, anak dan remaja yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua, merasakan dampak yang signifikan, seperti minimnya akses kesehatan dan ketiadaan fasilitas pembelajaran jarak jauh.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved