Breaking News:

Keluhan Pedagang: Mangkraknya Revitalisasi Pasar Ciputat Menyusahkan Banyak Orang

Sejumlah pedagang Pasar Ciputat yang tergabung dalam Perkumpulan Pedagang Pasar Ciputat (P3C) mengeluhkan mangkraknya revitalisasi pasar.

Warta Kota/Rizki Amana
Dedi Agusmanto (36), pedagang emas Pasar Ciputat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejumlah pedagang Pasar Ciputat yang tergabung dalam Perkumpulan Pedagang Pasar Ciputat (P3C) mengeluhkan mangkraknya revitalisasi pasar yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel). 

Dedi Agusmanto (36) selaku pedagang emas Pasar Ciputat, mengatakan mangkraknya pembangunan pasar tak sesuai janji-janji yang disampaikan pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Kota Tangsel. 

"Waktu kami berbicara dengan Disperindag kira-kira estimasi itu 8 bulan. Sekarang sudah berjalan 7 bulan yang kami lihat pasar baru direvitalisasi sekitar 30 persen," kata Dedi kepada Wartakotalive.com saat ditemui di lokasi, Pasar Ciputat, Ciputat, Kota Tangsel, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: DBPR Sebut Tahapan Revitalisasi Pasar Ciputat Bakal Berlangsung Dua Kali

Mangkraknya revitalisasi Pasar Ciputat itu berimbas akan penurunan omzet para pedagang yang dirasakannya. 

Sebab, sejak direlokasi ke Plaza Ciputat, sejumlah pedagang mengalami penurunan omzet penjualan yang cukup drastis. 

Master plan desain Gedung A dan B Pasar Ciputat pada tahap pertama revitalisasi.
Master plan desain Gedung A dan B Pasar Ciputat pada tahap pertama revitalisasi. (dok.DBPR Kota Tangsel)

Menurutnya, hal itu sangat menyengsarakan para pedagang Pasar Ciputat mengingat kondisi pandemi covid-19 serta revitalisasi yang memaksa semakin anjloknya omset. 

Baca juga: Yakinkan Pedagang Pasar Ciputat, Kadisperindag Tangsel Sebut Tak Ada Biaya Sewa Kios Selama Relokasi

"Waktu kami berdagang di Pasar Ciputat itu kami masih mendapatkan untuk omset masih diangka Rp 1 juta ya, keuntungan masih dapat Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu, sedangkan sekarang cuman Rp 30.000," jelasnya. 

Hal senada disampaikan pedagang toko emas, Fery Febriano (28) berharap agar proses revitalisasi dapat segera rampung sebelum memasuki bulan Ramadhan 2021. 

Pasalnya momen tersebut diharapkan pedagang untuk dapat meningkatkan omset yang ditargetnya. 

Baca juga: Minim Sosialisasi, Rencana Revitalisasi Pasar Ciputat di Tangerang Selatan Dianggap Kabar Burung

"Tuntutan dari kita itu kalau bisa seblum bulan puasa itu kita harus sudah bisa pindah, soalnya di momen bulan puasa itu momen yabg pasa untuk para pedagang bisa balik modal yang sebelumnya kena imbas dari revitalisasi ini," katanya di kesempatan yang sama. 

Halaman
12
Penulis: Rizki Amana
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved