Breaking News:

Virus Corona Banten

Wahidin Halim Klaim PPKM Berbasis Mikro Dapat Kendalikan Penyebaran Covid-19 di Banten

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan diterapkannya PPKM di Provinsi Banten, membuat penularan Covid-19 mampu dikendalikan.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan dengan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Banten, penularan Covid-19 terbukti dapat terkendali. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi akan terus memberlakukan aturan tersebut agar Banten terbebas dari Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Banten, penularan Covid-19 terbukti dapat terkendali.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi akan terus memberlakukan aturan tersebut agar Banten terbebas dari Covid-19.

Dikatakan WH, untuk mempercepat pencegahan dan pengendalian Covid-19, saat ini Pemerintah Provinsi Banten, telah kembali menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 3 tahun 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro. PPKM Berbasis Mikro ini melibatkan perangkat pemerintahan di tingkat paling bawah, yakni RT/RW di bawah Desa/Kelurahan.

“PPKM berbasis mikro akan diperluas agar daerah yang zona orange menjadi kuning dan tidak kembali ke zona merah. Sedangkan yang zona kuning menjadi zona hijau dan tidak kembali ke zona orange," ujar pria yang akrab disapa WH ini, Rabu (24/2/2021).

Dikatakan WH, wilayah Tangerang keluar dari zona risiko tinggi penularan Covid-19.

Sebelumnya, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan masuk kategori zona risiko tinggi.

"Dan saat ini, Kabupaten Tangerang sudah masuk zona risiko sedang atau zona kuning," ucapnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Menilai PPKM Mikro Efektif, Sudah Berhasil Diterapkan di India

Baca juga: Berita Populer Virus Corona 21 Febuari 2021: Dari Antrean Lansia Mengular Sampai PPKM Efektif

Baca juga: Doni Monardo Minta Lurah dan Kepala Desa Aktif Sosialisasi Program PPKM Mikro di RT/RW

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan yang juga merupakan Juru Bicara Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti menjelaskan, bahwa berdasarkan data kasus konfirmasi Covid-19 di Banten per tanggal 22 Februari 2021 ini, ada sebanyak 34.341 kasus.

Di mana, lanjut Ati Pramudji Hastuti, positif rate atau kasus aktif mencapai 9,4 persen, tingkat kesembuhan mencapai 87,9 persen, dan tingkat kematian sebesar 2,8 persen.

"Kontak erat ada sebanyak 90.272 orang terdiri dari yang dikarantina 7.840 orang dan discarded 82.405 orang. Sedangkan kasus suspek ada sebanyak 42.325 orang diantaranya masih dirawat 2.651 orang dan discarded 39.674 orang," katanya.

Halaman
123
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved