Breaking News:

VIDEO KPK Geledah Rumah Mewah di Pulogadung, Diduga Milik Ihsan Yunus

Penggeledahan oleh KPK itu diduga terkait kasus bantuan sosial (bansos) Covid-19 yang menjerat mantan Menteri Sosial Juliari Batubara.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Sebuah rumah di Jalan Kayu Putih Selatan I, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (24/2/2021) digeledah oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Junianto Hamonangan

WARTAKOTALIVE.COM, PULOGADUNG -- Sebuah rumah di Jalan Kayu Putih Selatan I, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (24/2/2021) digeledah oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rumah itu diduga milik anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Ihsan Yunus.

Penggeledahan diduga terkait kasus bantuan sosial (bansos) Covid-19 yang menjerat mantan Menteri Sosial Juliari Batubara.

Rumah yang digeledah tim penyidik KPK itu terdiri dua lantai. Sementara di depan rumah beberapa unit mobil terparkir dan diduga sebagai kendaraan yang digunakan oleh tim penyidik KPK. 

Baca juga: Selain Selidiki Peran 15 Warga Figuran, Polisi Buru Sekretaris Desa Terlibat Korupsi Dana Bansos

Seorang petugas keamanan setempat, Parlan mengatakan tim penyidik KPK yang datang ke lokasi ada sekitar tujuh orang.

Mereka kemudian menggeledah ruangan yang ada di rumah itu. 

"Mereka pakai rompi bertuliskan KPK, Masuk ke rumah didampingi pengurus (RT/RW)," kata Parlan, Rabu (24/2/2021).

Baca juga: VIDEO Ini Modus Korupsi Perangkat Desa di Rumpin yang Gelapkan Dana Bansos Covid-19

Menurut Parlan, ruangan yang diperiksa oleh penyidik KPK ada sebanyak empat titik. Satu di antaranya terlihat seperti ruangan kerja karena terdapat sejumlah dokumen. 

“Kalau penggeledahan untuk apanya saya juga enggak tahu,” sambung Parlan. 

Baca juga: Meski Tersakiti Akibat Dugaan Korupsi Dana Bansos Mensos Juliari, PDIP Apresiasi KPK

Selain itu dirinya tidak mengetahui pasti barang apa saja yang diamankan tim penyidik KPK. Pasalnya Parlan lebih dulu keluar sebelum proses penggeledahan rampung.

"Ini rumah punya siapa saya enggak tahu pasti," ungkap Parlan. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved