Breaking News:

Sudah Disuntik Vaksin Belasan Nakes Terpapar Covid, Plt Kadinkes: Apalagi Masyarakat Yang Lalai

Sebanyak 15 tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dinyatakan positif Covid-19.

Wartakotalive/Rizki Amana
Plt Kadinkes Kota Tangsel, Deden Deni bicara soal nakes yang terkena Covid-19 setelah vaksinasi Sinovac 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT --- Sebanyak 15 tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dinyatakan positif Covid-19.

Selain 15 nakes tersebut, tujuh orang pelajar yang sedang melakukan praktik kerja lapangan (PKL) sebagai tenaga kesehatan ikut terpapar virus corona.

Keadaan ini dibenarkan Kepala Puskesmas Jombang, Mulyadi.

“Iya ada 22 perawat itu di tes antigen tiga hari yang lalu,” katanya saat dikonfirmasi Wartakotalive.com melalui sambungan telepon selularnya, Rabu (24/2/2021).

Menurutnya dari 15 nakes yang terpapar covid-19 diataranya melakoni penyuntikan dosis vaksin.

Bahkan, para nakes tersebut telah menjalani penyuntikan dosis vaksin untuk kedua kalinya.

“Yang terpapar covid sudah vaksin semua, dari 15 itu sebagian besar sudah vaksin. Tapi antibodinya belum terbentuk. Kan dari kedua itu 28 hari baru kebentuk. SOP seperti itu, jadi belum kelihatan. Vaksin kedua ini belum seminggu,” paparnya.

Sementara itu, adanya nakes yang terpapar infeksi covid-19 tak membuat penutupan pada pelayanan Puskesmas Jombang.

“Seperti biasa kami melayani hanya seperti biasa saja. Kita kurangi 50 persen. Karena untk menghindari kontak erat. Kami tidak mau para pasien datang itu menularkan atau kami menularkan,” pungkasnya.

Belum terbentuk antibodi

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Kadinkes Kota Tangsel), Deden Deni membenarkan adanya belasan tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Jombang yang terpapar infeksi covid-19 usai dilakukan pelaksanaan vaksinasi.

Menurutnya terpaparnya para nakes seusai melangsungkan vaksinasi itu ditengarai belum terbentuknya antibodi bagi para nakes.

Sebab, kata ia, tiap orang yang telah divaksin covid-19 bakal memiliki antibodi dalam beberapa hari kemudian.

“Ya kan tidak langsung antibodinya jadi. Kan membutuhkan waktu juga baru beberapa hari divaksin,” jelas Deden.

“Intinya ginilah, ini jadi contoh saja. Orang kesehatan saja yang sudah se-safety mungkin, dia paham sekali prokes masih kena. Makanya masyarakat jangan lalai gitu. Orang kesehatan saya yakin, mereka sudah standar banget prokesnya pakai APD, masker berlapis, jaga jarak, masih berpotensi kena. Apalagi masyarakat yang lalai. Jadi ini jadi catatan saja,” sambungnya.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved