Breaking News:

Pihak Kadin Minta Kelompok UMKM Diberi Ruang Dalam Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di Lido Bogor

"Kita dukung KEK Lido ini karena akan berdampak baik bagi pengembangan perekonomian di Kabupaten Bogor," kata Ketua Kadin Kabupaten Bogor Farda S.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dedy
ISTIMEWA
Rencana pengembangan KEK Lido MNC City di Cigombong, Kabupaten Bogor 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG --- Pihak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor berharap kawasan Lido di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor yang dijadikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bisa meningkatkan perekonomian Kabupaten Bogor.

"Kita dukung KEK Lido ini karena akan berdampak baik bagi pengembangan perekonomian di Kabupaten Bogor," kata Ketua Kadin Kabupaten Bogor Farda Sanberra di Cibinong, Rabu (24/2/2021).

Dia menambahkan pengembangan KEK ini bisa mendatangkan investasi di wilayah Bogor Utara.

"Semoga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi warga di kawasan Cigombong," ujarnya.

Farda juga meminta agar sektor usaha kecil dan menengah diberi ruang dalam pengembangan KEK ini.

"Kita minta agar UMKM diperhatikan. Kalau perusahaan besar kan sudah pasti bisa dengan sendirinya," jelasnya.

Kadin Kabupaten Bogor berusaha agar pelaku UMKM bisa meningkatkan kualitas hidup mereka.

"Saya harap pengembang mengajak UMKM untuk membuka usaha di sana. Jangan sampai kita seperti tikus di lumbung padi. Kita tidak turut serta dalam pengembangan perekonomian di sana," tuturnya.

Walaupun KEK ini proyek pemerintah pusat, Farda berharap Kadin dilibatkan dalam pengembangan kawasan ini.

"Kita minta pemerintah mengajak kita sebagai mitra dalam pengembangan KEK ini," pungkasnya.

Sebagai informasi, KEK Lido atau MNC Lido City Bogor, Jawa Barat, berbatasan dengan Provinsi DKI Jakarta dan Banten, dikelilingi lebih dari 70 juta penduduk.

KEK MNC Lido City adalah KEK pariwisata yang akan menjadi kebanggaan nasional dan destinasi wisata baru di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara.

Dengan mengusung "Integrated Tourism Destination" didalamnya mencakup fasilitas theme park kelas dunia, lapangan golf, serta retail and dining.

KEK Lido diproyeksikan akan menarik investasi hingga mencapai 2,4 miliar dolar AS dan diprediksi akan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara hingga mencapai 63,4 juta orang pada tahun 2038 atau rata-rata 3,17 juta wisatawan per tahun.

Baca juga: Tanaman Padi yang Terendam Banjir di Areal Sawah Seluas 19.433 Hektar Rata-rata Berusia Dua Bulan

Baca juga: Puluhan Ribu Korban Banjir Tak Berani Tidur di Rumah Lebih Memilih Berada di Posko Pengungsian Saja

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved