Breaking News:

Kesehatan

Masa Pandemi Covid-19 Membuat Mata Rabun Jauh pada Anak-anak Semakin Meningkat

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, sekitar 40 persen dari populasi dunia (3,3 miliar orang) akan menderita miopia pada 2030.

Istimewa
Dr Gusti G Suardana SpM(K), Ketua Layanan JEC Myopia Control Care dalam media launch “The First Comprehensive Myopia Management in Indonesia” berlangsung daring. 

Serta langkah-langkah treatment berdasarkan tingkatan kebutuhan dan usia (anak-anak hingga dewasa).

Mulai pemberian vitamin, terapi obat tetes mata, anjuran penggunaan kacamata yang terkustomisasi.

Terapi lensa kontak (Ortho-K, RGP Lens, Scleral Lens), sampai koreksi refraksi dengan LASIK/ReLEx® SMILE.

Gabungan expertise dan teknologi JEC, melalui layanan Myopia Control Care, pasien akan mendapatkan pilihan.

Selain itu, rekomendasi tindakan lanjutan yang cermat untuk mencegah progresivitas miopia.

Pemeriksaan mata akan memudahkan masyarakat untuk mengetahui dan mendapatkan penanganan miopia berdasarkan tingkatan kebutuhan

JEC menjadi institusi kesehatan mata pertama di Indonesia yang memiliki sentra khusus miopia. Tersedia perdana di Rumah Sakit Mata JEC @ Kedoya. 

"Layanan terbaru JEC ini menawarkan pilihan tindakan perawatan dan penanganan miopia yang ekstensif, dari terapi hingga tindakan koreksi berbasis laser  atau lasik," kata Damara.  

 JEC melalui Myopia Control Care memudahkan masyarakat untuk mengetahui dan mendapatkan penanganan miopia secara menyeluruh.

Mereka bisa memperoleh perawatan yang tepat berdasarkan kondisi miopia yang diderita, serta sesuai dengan kebutuhan masing-masing. 

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved