Breaking News:

Kesehatan

Masa Pandemi Covid-19 Membuat Mata Rabun Jauh pada Anak-anak Semakin Meningkat

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, sekitar 40 persen dari populasi dunia (3,3 miliar orang) akan menderita miopia pada 2030.

Istimewa
Dr Gusti G Suardana SpM(K), Ketua Layanan JEC Myopia Control Care dalam media launch “The First Comprehensive Myopia Management in Indonesia” berlangsung daring. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Prevalensi miopia (disebut pula rabun jauh atau mata minus) terus meningkat. Pandemi Covid-19 memberi pengaruh pada penambahan kasus miopia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, sekitar 40 persen dari populasi dunia (3,3 miliar orang) akan menderita miopia pada 2030.

Bahkan, jumlahnya akan mencapai lebih dari setengah populasi dunia (4,8 miliar orang) pada 2050. 

Lebih-lebih saat ini, situasi pandemi Covid-19 turut andil meningkatkan kasus miopia, termasuk pada anak-anak. 

Studi di China baru-baru ini memperlihatkan bahwa selama 2020, anak usia 6-8 ternyata 3 kali lipat lebih rawan terkena miopia dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Alasannya, anak-anak lebih sedikit waktu di luar ruangan dan lebih banyak waktu menatap layar komputer menjadi pemicu.

Baca juga: Klinik Utama Mata JEC Bekasi Mempermudah Akses Layanan Kesehatan Mata Terpadu Bagi Warga Bekasi

Baca juga: Orang Tua dan Guru Diminta Jaga Kesehatan Mata Anak

Dr Gusti G Suardana SpM(K), Ketua Layanan JEC Myopia Control Care mengatakan, selain faktor genetik, faktor risiko miopia lainnya yakni gaya hidup.

Tak bisa dipungkiri, pandemi Covid-19 mengubah perilaku masyarakat. Aktivitas di luar ruangan jauh berkurang, sementara kelekatan terhadap gawai berlayar semakin tinggi. 

"Anak-anak belajar jarak jauh secara daring. Sedangkan kelompok dewasa juga bertumpu pada gadget untuk bekerja dan bersosialisasi."

"Artinya, semua kalangan usia semakin berpotensi terserang miopia,” kata Gusti G Suardana saat  media launch 'The First Comprehensive Myopia Management in Indonesia' belum lama ini.

Halaman
123
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved