Breaking News:

Dinas SDA DKI Jakarta Bakal Bebaskan Lahan Kawasan di Lima Sungai

Pemprov DKI Jakarta selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pengendalian banjir. Terutama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Normalisasi saluran penghubung (Phb) Agung Perkasa VIII, Tanjung Priok, Jakarta Utara 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -  Pemprov DKI Jakarta menyiapkan anggaran pembebasan lahan sekitar Rp 1 untuk pembebasan lahan dalam rangka pelebaran kali atau sungai sekaligus upaya normalisasi. Demikian diungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

“Nanti ada prioritas wilayahnya, saya tidak bisa menyebutkan di publik ya nanti jadi heboh pemilik tanahnya. Biarlah SDA (Sumber Daya Air) yang mengatur, tapi perintah dari kami untuk melakukan pembebasan lahan pada titik-titik yang memberikan kontribusi terbesar pada pengendalian banjir,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Rabu (24/2/2021).

Ariza mengatakan, pembebasan lahan merupakan program tahunan yang dilakukan pemerintah daerah. Anggarannya juga bervariasi namun diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. “Setiap tahun ada pembebasan, bahkan Gubernur selanjutnya di periode kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya harus melakukan pembebasan tanah,” ujar Ariza.

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pengendalian banjir. Terutama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait normalisasi sungai dan kali.

“Kami selalu rapat koordinasi dengan pemerintah pusat dan sekitarnya, sehingga kami tidak pernah bekerja sendiri. Soalnya banjir dan macet tidak bisa diselesaikan oleh satu provinsi, termasuk Jakarta jadi dibutuhkan kerja sama dan koordinasi yang baik,” ungkapnya.

Baca juga: Gugat Sofyan Djalil, Mantan Capim KPK Bongkar Mafia Tanah di Kementerian Agraria dan Tata Ruang

Baca juga: Ayu Ting Ting, Denny Caknan dan Happy Asmara Siap Hibur Kaum Patah Hati di Amazing Concert GTV.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan akan meneruskan program-program penanggulangan banjir yang selama ini telah disusun Kepala Dinas SDA DKI Jakarta sebelumnya yaitu Juaini Yusuf.

“Kami mengendalikan air yang datang di Jakarta dan merevitalisasi polder-polder termasuk membangun polder baru. Ada 10 polder yang akan kami bangun, lalu aliran dari hulu kami akan coba kendalikan debitnya melalui pembangunan waduk-waduk besar,” kata Yusmada.

Pemprov DKI juga telah menyiapkan anggaran Rp 1 triliun untuk pembebasan lahan di lima sungai atau kali dalam anggaran pendapatan dan belanja daearh (APBD) 2021. Nantinya lahan yang dibebaskan itu akan dibangub waduk-waduk untuk menanggulangi banjir.

Kelima kali itu meliputi Kalin Pesanggrahan, Kali Angke, Kali Sunter, Kali Ciliwung, dan Kali Jati Kramat. Selama ini, Dinas SDA DKI juga telah membebaskan lahan senilai Rp 340 miliar untuk sebagian Kali Ciliwung dan Sunter pada tahun 2020.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved