Breaking News:

Narkoba

BNN Ungkap Peredaran Narkoba saat Pandemi Meningkat, Menyita Satu Ton Sabu selama Februari

Peredaran narkoba mengalami peningkatan pada masa pandemi Covid-19. Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menyita satu ton sabu.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
BNN melakukan pemusnahan barang bukti sabu dan ganja yang diungkap dari tujuh kasus narkoba dengan 12 orang tersangka. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Peredaran narkoba mengalami peningkatan pada masa pandemi Covid-19.

Pasalnya pada bulan Februari 2021 saja, Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menyita satu ton sabu

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan pihaknya mencatat bila peredaran narkoba dalam satu bulan terakhir mengalami peningkatan dibanding sebelumnya. 

"Kita melihat tren perkembangan meningkat. Bulan Februari ini sudah lebih dari 1 ton narkoba jenis sabu yang disita," ungkap Arman, Rabu (24/2/2021).

Arman menjelaskan adanya lonjakan peredaran narkoba selama masa pandemi Covid-19 oleh para tersangka yang telah ditangkap dilakukan dengan berbagai modus. 

“Banyaknya jumlah sabu yang disita BNN karena tingginya permintaan para pengguna terhadap para bandar,” sambung Arman. 

Baca juga: Cegah Peredaran Narkoba di Lapas Aparat Penegak Hukum Geledah Warga Binaan Lapas Gunung Sindur Bogor

Baca juga: Perangi Narkoba, BNN Gandeng Kemendes PDTT

Baca juga: BNN Sita 42,4 Kilogram Sabu dari Kapal Kayu di Selat Malaka, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk

Baca juga: BNN Bongkar Peredaran 15 Kilogram Ganja dan Ratusan Butir Ekstasi di Kampung Ambon

Selain itu, Arman mencatat peningkatan peredaran narkoba selama satu bulan terakhir tidak hanya melulu sabu, tapi juga jenis lainnya seperti ganja yang juga berhasil diungkap. 

"Ganja yang cukup banyak ini baru dilakukan pengungkapan oleh BNN, belum kita jumlah total kan dengan hasil ungkap kasus oleh Bea Cukai dan Polri," ujarnya.

Untuk itu tingginya permintaan dari penyalahguna perlu ditekan semaksimal mungkin agar peredaran narkoba di Indonesia dapat berkurang karena para bandar telah kehilangan pasar.

"Kami akan melakukan penelitian atau survey, apakah betul seperti yang kita sampaikan tadi. Peningkatan supply (pasokan) juga dipengaruhi permintaan dari pemakai," ungkapnya. 

Pada kesempatan tersebut BNN memusnahkan sebanyak 84.587,47 gram sabu dan 115.854,16 gram ganja hasil pengungkapan dari tujuh kasus narkoba dengan 12 orang tersangka. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved