Breaking News:

Banjir Tangsel

Warga Korban Banjir di Kota Tangsel Butuh Dana Ratusan Ribu Rupiah untuk Memperbaiki Sepeda Motor

Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Jabodetabek pada akhir pekan lalu juga berimbas terhadap sejumlah kendaraan milik warga.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rizki Amana
Kegiatan perbaikan motor di bengkel Royan Motor, Pondok Aren, Kota Tangsel, meningkat setelah banjir yang terjadi akhir pekan lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Jabodetabek pada akhir pekan lalu, juga berimbas terhadap sejumlah kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat milik warga.

Alhasil usai ketinggian air menyurut sejumlah korban banjir pun sibuk membenahi material yang rusak termasuk kendaraan bermotornya.

"Ya rata-rata konsumen kebanyakan yang masuk ke sini motor kerendam banjir kemarin," kata Yanto, montir dari bengkel Royan Motor yang bertempat di Jalan Pondok Aren Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (23/2/2021).

Yanto mengatakan pada bencana banjir kemarin, bengkel tempat ia bekerja itu menerima sejumlah motor yang mati akibat terendam banjir di Pasar Ceger Raya, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Kota Tangsel. 

Namun, perbaikan motor yang terendam banjir kemarin itu menurutnya tak terlalu banyak ditangani pihaknya. 

Sebab, banjir kemarin terbilang cepat menyurut jika dibandingkan dengan bencana banjir yang melanda pada awal tahun baru 2020 kemarin. 

Baca juga: Memasuki Musim Hujan, Titik Rawan Banjir Tangsel Masih Sama

Baca juga: VIDEO Acara Resepsi Pasutri di Bekasi Ini Gagal Total, Pelaminan Terendam Banjir

Baca juga: Kemensos Sumbang Keluarga Dua Bocah yang Tenggelam karena Banjir Sebesar Rp 15 Juta

Baca juga: VIDEO Banjir Reda yang Tertinggal Kini Tumpukan Sampah Sdi Perumahan Periuk Damai Kota Tangerang

"Kalau yang kemarin ada sekitar lima motor. Kalau waktu dulu tahun 2020 kan pernah banjir besar kan lumayan itu, itu banyak, puluhan motor karena banjir besar dimana-mana," katanya. 

Yanto menjelaskan dalam memperbaiki satu unit motor yang terendam banjir dibutuhkan biaya ratusan ribu rupiah. 

Menurutnya, biaya tersebut relatif berbeda pada tiap unit motor yang dibutuhkan dalam perbaikannya. 

Sebab tiap jenis motor memiliki rangkaian yang berbeda dikala membutuhkan perbaikannya. 

"Tergantung ya harganya. Kalau kerendam itu motor mati, paling sampai di sini oli di ganti kan belum ada sirkulasi berupa perputaran udara jadi oli sam air belum nyampur," ucapnya.

"Jadi ganti oli saja, knalpot-knalpot di lepas intinya ngeluarin air di mesin gitu saja. Paling dihitung service biasa per motor, tapi itu di luar ganti oli ya. Total habis sekitar Rp 100.000 lebih lah," pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved