Vaksinasi Covid19

Wagub DKI Tegur Panitia, karena Kerumunan Lansia saat Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang

Wagub DKI Ariza meminta agar panitia untuk mengevaluasi kegiatan vaksinasi covid-19 untuk lansia tersebut.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
(Ilustrasi) Vaksinasi Covid-19 massal dilakukan pemerintah di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai Rabu (17/2/2021). Ditargetkan akan ada 9.000 pedagang di pusat tekstil terbesar se-Asia Tenggara ini yang akan menerima vaksinasi secara gratis. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegur panitia penyelenggara vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Wagub DKI Ariza meminta agar panitia untuk mengevaluasi kegiatan vaksinasi covid-19 untuk lansia tersebut.

Hal itu menyusul adanya antrean lansia yang akan divaksinasi Covid-19, sehingga terjadi kerumunan yang memicu penyebaran virus.

Baca juga: Viral Perempuan Muda Berjalan di Toko Tasikmalaya hanya Menggunakan Pakaian Dalam, Bikin Heboh Warga

Baca juga: PERHATIAN! Pemprov DKI Lipat Gandakan Sanksi Penolak Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Wagub DKI Ariza

Baca juga: Viral Video Ribuan Ikan Lele Berhamburan di Pinggir Jalan Grand Alam Sutera Serpong, Warga Berebutan

“Vaksinasi ini kan program yang kami dukung dan dilakukan bersama. Namun demikian, program yang baik ini harus tetap memenuhi protokol kesehatan dan 3M. Dalam prosesnya tadi, sebanyak 500 orang tidak diatur sedemikian sehingga terjadi kerumunan, lalu kapolsek membubarkan kerumunan agar diatur kembali,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Selasa (23/2/2021).

“Ke depan kami minta panitia yang menyelenggarakan vaksin di Pasar Tanah Abang agar mengatur secara teknis dan detail. Umpamanya, kedatangan calon yang akan menerima vaksin itu diatur jamnya. Jangan sekadar dibagikan kupon hari dan tanggalnya saja, tapi jam diatur misalnya jam 8-9 dan jam 9-10 sehingga tidak terjadi kerumunan,” tambahnya.

Menurut dia, persoalan kerumunan di Tanah Abang sebetulnya sangat sederhana.

Politisi Partai Gerindra ini meyakini, persoalan itu akan diselesaikan dengan baik oleh panitia penyelenggara.

“Apa yang dilakukan Kapolsek Tanah Abang dan jajaran sangat baik dan menjadi pembelajaran bagi semua dalam rangka pelaksanaan vaksin, agar tetap mengatur sedemikian pelaksanaannya sesuai dengan protokol kesehatan,” jelas Ariza.

Meski persoalan sederhana, namun Ariza menganggap kerumunan itu tidak boleh dianggap enteng.

Kata dia, membagikan kupon vaksin harus diatur dari kapasitas ruangan, jumlah penerima vansin dan waktu pelaksanaan vaksin.

“Lalu dibagi beberapa gelombang, kan besok (Rabu, 24/2/2021) langsung diatur kembali. Kemudian pedagang Tanah Abang juga bersabar, kan ada 10.000 lebih. Jumlahnya banyak sekali, total sementara diperkirakan 300.000 pedagang se-Jakarta pedagang,” ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved