Breaking News:

VIDEO Kondisi Banjir di Pebayuran Kabupaten Bekasi Terpantau dari Udara, 12.000 Warga Mengungsi

Beberapa desa di wilayah Pebayuran Terdampak banjir, di antaranya yakni Desa Sumberurip, Desa Karangharja, Desa Sumbereja, dan Desa Karangpatri.

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI----Sejumlah desa di wilayah Pebayuran, Kabupaten Bekasi terendam banjir akibat tanggul Citarum jebol.

Seperti yang terlihat dari visual udara menggambarkan kondisi tanggul Citarum yang jebol di Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Senin (22/2/21).

Beberapa desa di wilayah Pebayuran Terdampak banjir, di antaranya yakni Desa Sumberurip, Desa Karangharja, Desa Sumbereja, Desa Karangpatri, Desa Bantarsari, Desa Karanghaur, Desa Sumbersari dan Desa Bantar Jaya.

BPBD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mencatat sedikitnya ada 12.000 warga di tiga desa di Kecamatan Pebayuran terpaksa mengungsi lantaran pemukiman mereka diterendam banjir.

Baca juga: BPTJ: Akibat Banjir, Layanan Transportasi Publik Berbasis Jalan Sempat Terhambat

Ketinggian banjir pun cukup parah mencapai 2,5 meter, akibat jebolnya tanggul penahan air di sekitar aliran Sungai Citarum.

"Ada 12.000 warga mengungsi dievakuasi langsung kemarin itu oleh petugas gabungan bersama relawan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, pada Senin (22/2/2021).

Untuk hari ini, sambung Henri, belasan ribu warga itu masih mengungsi disebabkan kawasan permukimannya masih tergenang banjir.

Baca juga: Akses Jalan Menuju Pantura di Kabupaten Bekasi Amblas Imbas Tanggul Sungai Citarum Jebol

Meskipun, ketinggian air sudah mulai menurun, dari 2,5 meter menjadi 1 meter.

"Masih pada mengungsi di sejumlah posko pengungsian," imbuhnya.

Ia mengungkapkan ada tiga desa terdampak banjir akibat luapan air Sungai Citarum, diperparah ada tanggul jebol di lokasi tersebut.

Tiga desa itu yakni Karangsegar. Tercatat banjir mencapai ketinggian 2 meter. Akibatnya 5.284 warga mengungsi. Kemudian 2.079 kepala keluarga terkena dampaknya.

Baca juga: Tanggul Sungai Citarum Jebol,Tiga Desa di Pebayuran Terendam Banjir 2,5 Meter 12.000 Warga Mengungsi

Kedua, Desa Sumberurip yang diterjang banjir hingga ketinggian 2 meter. Daerah ini menjadi yang terparah dengan 12.000 kepala keluarga terdampak. Kemudian 5.000 orang terpaksa mengungsi.

Ketiga, Desa Sumberreja dengan ketinggian banjir 1-2 meter. Sebanyak 685 kepala keluarga terdampak dan 2.670 orang terpaksa mengungsi. “Untuk korban jiwa nihil,” ucap dia.

Belasan ribu warga yang mengungsi itu ditempatkan di tujuh lokasi di antaranya di Masjid Assyafaah RT.003/001 Desa Sumberurip Kecamatan Pebayuran sebanyak dengan jumlah pengungsi sebanyak 1500 orang.

Baca juga: Tanggul Sungai Citarum Jebol, 12.000 Warga Pebayuran Kini Terlunta Tinggal di Pengungsian

Kemudian di Puskesmas Karangharja (100 orang), di sepanjang tanggul irigasi di Kampung Pamahan (3000 orang), Masjid Rumah Makan Saung Desa (100 orang), dan di Kantor Desa Sumbersari (70 orang).

Lalu di Kantor Desa Karanghaur dengan jumlah pengungsi sebanyak (175 orang) dan di Kantor Kecamatan Pebayuran (20 orang). Sedangkan sebagian besar warga memilih mengungsi di kediaman kerabatnya masing-masing.

Tanggul Sungai Citarum di Kampung Babakan Banten, Desa Sumber Urip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, jebol pada Sabtu (20/2/2021) tengah malam.

Baca juga: VIDEO Kepala BNPB dan Sejumlah Menteri Tinjau Tanggul Jebol Citarum di Karawang

Kejadian tanggul jebol itu dilaporkan oleh salah satu relawan bernama Ayung, pada Minggu (21/2/2021).

Ayung menjelaskan tanggul jebol itu terjadi
sekitar pukul 23.30 WIB saat hujan intensitas tinggi sedang mengguyur wilayah tersebut.

"Posisi lagi hujan deras, tiba-tiba jebol air langsung meluap," katanya. (MAZ)

Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved