Breaking News:

Tenda Pengungsian Cuma Satu Itupun Sudah Penuh, Terpaksa Entin Bersama Bayinya Tidur di Emperan Toko

Lantaran tenda pengungsi terbatas, Meli dan keluarga terpaksa mengungsi di emperan toko di pertokoan Karawang Hijau

(KOMPAS.COM/FARIDA)
Pengungsi masih bertahan di Area Ruko Karawang Hijau, Jalan Tarumanegara, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Senin (22/2/2021).(KOMPAS.COM/FARIDA) 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG --- Korban banjir di Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, nelangsa.

Seperti dialami salah satu korban banjir, Meli Nopita Dewi (32) dan keluarganya.

Lantaran tenda pengungsi terbatas, Meli dan keluarga terpaksa mengungsi di emperan toko di pertokoan Karawang Hijau, Jalan Tarumanegara, Karawang Barat.

Selama dua hari ia dan keluarganya tidur di emperan toko itu. Dari delapan anggota keluarganya, dua di antaranya lansia.

"Ayah ibu saya umurnya sekitar 70 tahun. Semuanya tidur di sini," ujar dia, Selasa (23/2/2021) seperti dilansir Kompas.com.

Di area tersebut hanya terdapat satu tenda dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Penuh, enggak muat (tenda)," ujar dia.

Meli mengaku membutuhkan selimut lantaran jika malam udara sangat dingin dan banyak nyamuk.

Sementara untuk makanan cukup lantaran disuplai dapur umum.

"Penginnya ngungsi di aula atau apalah," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Dedy
Editor: Dedy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved