Breaking News:

Berita nasional

Pakar Politik LIPI Nilai Wacana KLB Partai Demokrat Harus Jadi Bahan Introspeksi Internal

wacana yang diusulkan senior dan pendiri Partai Demokrat terkait Kongres Luar Biasa (KLB) patut menjadi bahan introspeksi internal

Youtube Agus Yudhoyono
Pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang diungkapkan dalam konferensi pers di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat, Senin (1/2/2021) membuat geger publik. Pasalnya, AHY mengungkapkan bahwa ada gerakan politik yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat. 

Wartakotalive.com, Jakarta - Pakar Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menegaskan, wacana yang diusulkan senior dan pendiri Partai Demokrat terkait Kongres Luar Biasa (KLB) patut menjadi bahan introspeksi internal.

Menurutnya, satu di antara masalah besar bagi partai politik (parpol) adalah suksesi.

Sebab kompetisi di internal parpol tidak dibuka secara transparan dan akuntabel.

"Merit system belum menjadi tradisi. Karena promosi kader masih menonjolkan pola kolutif dan nepotis. Celakanya lagi, ketua umum bukan sebagai manajer partai," kata Zuhro saat dihubungi wartawan, Selasa (23/2/2021).

Zuhro mengatakan, konflik di internal partai merefleksikan adanya kekecewaan atau ketidakpuasan.

Karena itu, partai harus menegakkan peraturan dan keadilan, khususnya dalam proses suksesi.

"Para elite dan pengurus partai harus menegakkan political commitment dan law enforcement dalam membangun partai agar transparansi dan akuntabilas bisa dihadirkan," ucapnya.

Namun, Zuhro mengatakan, proses suksesi harus mengacu pada AD/ART partai agar tak ada peraturan yang dilanggar.

Menurutnya KLB digelar karena adanya kondisi yang luar biasa atau karena ada friksi yang besar di internal partai.

Ia pun menyebut jika perbaikan Partai Demokrat sangat diperlukan agar partai berlambang Mercy itu tidak mempraktikan model partai kekeluargaan.

Halaman
123
Editor: Bambang Putranto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved