Breaking News:

Berita Jakarta

Menginspirasi, Saluran Air di Lorong 103 Koja Disulap Jadi Kolam Pemeliharaan Ikan

Menginspirasi, Saluran Air di Lorong 103 Koja Disulap Jadi Kolam Pemeliharaan Ikan. Saluran air itu dimanfaatkan warga karwena airnya yang jernih

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Saluran air di Jalan Lorong 103, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara disulap menjadi tempat untuk memelihara ikan.  

WARTAKOTALIVE.COM, KOJA - Saluran air di Jalan Lorong 103, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara disulap menjadi kolam pemelihatraan ikan. 

Saluran air dengan panjang sekitar 100 meter dan kedalaman sekitar 30 sentimeter itu dijadikan warga untuk membudidayakan sejumlah jenis ikan konsumsi maupun ikan hias.

Berbagai jenis ikan pun ada banyak ditemukan di saluran air yang bebas sampah itu mulai dari ikan nila, mujair, koi hingga ikan hias lainnya. 

Ketua RT 09/02 Kelurahan Koja Ismet mengatakan ikan yang dipelihara di saluran air tersebut bermula dari lomba 17 Agustus 2019. 

Ketika itu pengurus RT setempat mengadakan lomba mancing ikan lele di lokasi.

Namun siapa sangka lomba itu mendapat sambutan positif untuk dilanjutkan jadi tempat budidaya ikan

“Selesai lomba kita lanjutin, kita budidaya ikan nila mujair, gurame, sampe ikan koi pun juga kita taro,” ucap Ismet, Selasa (23/2/2021). 

Baca juga: Pelaminan Kebanjiran, Resepsi Pernikahan Deni dan Diana di Bekasi Timur Gagal Total

Ismet menambahkan kehadiran saluran yang jadi tempat budidaya ikan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga setempat dan pengendara yang melintas di sekitar lokasi.

“Jadi yang lewat sini pasti pada ngeliatin. Anak-anak juga kalau sore pada rame di sini, sekalian bawa makanan buat ikan,” sambungnya. 

Baca juga: Kabar Baik, Banjir Kabupaten Bekasi Mulai Surut, Tersisa 45 dari 134 Titik Banjir pada Hari Ini

Sementara itu, Fauzi (39) warga setempat mengatakan kehadiran ikan di saluran air warga menjadi upaya untuk menjaga kondisi lingkunhan supaya tetap terjaga kebersihannya. 

“Awalnya untuk menjaga lingkungan aja, supaya bersih,” ujar Fauzi. 

Pasalnya kondisi saluran air di lokasi itu awalnya tidak seperti sekarang yang bersih tanpa ada sampah. Namun kondisi tersebut kini berubah total usai jadi tempat budidaya ikan

“Awalnya gotnya kurang bagus, jadi sengaja kita taruh ikan supaya orang segan buang sampah sembarangan karena ada ikannya,” ungkapnya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved