Breaking News:

Banjir Bodetabek

Mencekam, Dua Warga Terjebak Banjir di Pebayuran Kabupaten Bekasi, Mengapung hanya Pakai Ember

Dua pria itu mengapung menggunakan sebuah ember berwarna abu-abu di tengah-tengah banjir di Desa Sumberurip, Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Instagram @kansar_jakarta
Suasana mencekam saat dua warga terjebak banjir di Desa Sumberurip, Pebayuran, Kabupaten Bekasi pada Minggu (21/2/2021). Dua warga itu terjebak banjir dan terombang-ambing dengan mengapung hanya menggunakan sebuah ember. 

Bencana banjir masih menghantui warga yang bermukim di Kabupaten Bekasi.

Bahkan banjir saat Senin (22/2/2021) saat ini, bertambah parah lantaran jebolnya tanggul Sungai Citarum di Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln menjelaskan sebanyak 155 titik lokasi banjir merendam kawasan Kabupaten Bekasi.

Jumlah tersebut bertambah dari Sabtu (20/2/2021) lalu, yang hanya 94 titik saja.

"Saat ini terdapat 155 lokasi titik banjir yang tersebar di 69 desa atau kelurahan, di 19 kecamatan," ungkap Henri saat dikonfirmasi.

Banjir terparah, sambung Henri, terjadi di wilayah Kecamatan Kedungwaringin dan Pebayuran dengan ketinggian air mencapai 2,5 meter.

"Titik banjir tertinggi terpantau di Kecamatan Kedungwaringin dan Pebayuran. Berkisar 2,5 meter dengan arus yang cukup deras," ujarnya.

Padahal pada dua hari lalu, ketinggian banjir di Kecamatan Kedungwaringin hanya berkisar 1,5 meter saja.

Sedangkan di Kecamatan Pebayuran hanya setinggi 80 sentimeter.

Sementara itu, total warga yang terdampak banjir tercatat sebanyak 25.375 KK.

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Mohamad Yusuf
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved