Ujaran Kebencian

Kuasa Hukum Gus Nur Walkout Lagi, Hakim Tetap Lanjutkan Sidang

Ketidakhadiran tim hukum Gus Nur lantaran permintaan menghadirkan kliennya secara offline, tidak didengar majelis maupun penuntut umum.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Sugi Nur Raharja alias Gus Nur kini menjalani sidang dugaan pencemaran nama baik terhadap Nahdlatul Ulama. 

Gus Nur kembali hadir secara daring.

Baca juga: Respons Pernyataan Jusuf Kalla, Mahfud MD: Keluarga JK Juga Pernah Lapor ke Polisi

Dalam persidangan yang digelar pukul 11.00 WIB ini, dua saksi dari JPU juga kembali absen.

Sejatinya dua saksi yang diajukan JPU untuk hadir adalah eks Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, dan Ketua Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj.

Pada gelaran sidang pekan lalu, keduanya juga tidak hadir sehingga persidangan terpaksa ditunda.

Baca juga: Diminta Bareskrim, Besok Komnas HAM Serahkan Semua Barang Bukti Terkait Tewasnya 6 Anggota FPI

"Tadi saya masuk mewakili tujuannya untuk mengonfirmasi apakah terdakwa hadir langsung atau tidak."

"Karena terdakwa tidak hadir, maka sesuai keputusan kami, kami walkout, keluar dari persidangan," kata Ricky Fatmazaya selaku kuasa hukum Gus Nur, di lokasi.

Dengan kondisi tersebut, sidang ditunda dan dijadwalkan digelar kembali pada Selasa (23/2/2021) pekan depan.

Baca juga: 90,05 Persen Tenaga Kesehatan di Jatinegara Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, di Cakung 89,6%

Sebelum menutup sidang, hakim ketua Toto Ridarto meminta JPU bisa menghadirkan saksi yang telah diajukan pada sidang berikutnya.

Gus Nur yang hadir secara daring meminta tim hukumnya mengoreksi keputusan walkout dari ruang sidang.

"Kuasa hukum, kalau saya salah tolong dikoreksi, selanjutnya kalau tidak usah walkout bagaimana?" Tanya Gus Nur.

Baca juga: Din Syamsuddin Dituding Radikal, Novel Bamukmin Minta Pendukung Jokowi Hentikan Sikap Bermusuhan

Ia meminta tim hukumnya menimbang apakah aksi walkout itu menguntungkan atau malah merugikan dirinya selaku terdakwa.

"Kalau walkout kira-kira menguntungkan saya atau merugikan saya?"

"Itu tolong dikoreksi. Itu kurang lebihnya," pinta Gus Nur.

Dakwaan

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved