Breaking News:

Berdinding Bilik dan Beralaskan Tanah, Warga Nanggung Ini Berharap Mendapatkan Bantuan Pemerintah

Seorang warga Nanggung yang setiap harinya bekerja serabutan berharap bantuan Pemerintah Kabupaten Bogor agar sedikit meringankan bebannya.

Warta Kota/Yudistira Wane
Suasana rumah warga yang hanya beralaskan tanah di Kampung Legok Jambu RT 02/03, Desa Sukaluyu, Nanggung, Kabupaten Bogor. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jauh dari kata mewah. Itu kondisi yang dialami seorang janda berusia 50 tahun bernama Ane yang tinggal di Kampung Legok Jambu RT 02/03, Desa Sukaluyu, Nanggung, Kabupaten Bogor.

Dengan tatapan penuh harap, Ane menceritakan kisah hidupnya yang tinggal sendiri di rumah bilik bambu beralaskan tanah.

Ane mengatakan, hingga sampai saat ini dirinya belum pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.

Baca juga: Ini 4 Bantuan Pemerintah yang Akan Cair Bulan November 2020

Padahal menurutnya, beberapa kali dirinya sempat didatangi orang untuk dilakukan pendataan terkait daftar penerima bantuan.

"Tidak ada kabar apa-apa, apalagi pihak Desa tidak pernah datang ke sini, kalau untuk bantuan PKH sih sering datang ke sini untuk pendataan saja," ujarnya, Kamis (18/2/2021).

Lebih lanjut, Ane bercerita bahwa bertahun-tahun dirinya menempati rumah tidak layak huni tersebut hanya seorang diri, sedangkan anak-anaknya tinggal di luar Kabupaten Bogor.

Baca juga: Februari 2021, Warga Jakarta Dapat Bantuan Sosial Tunai Rp 300 Ribu, Ini Cara Cek Data Penerima BST

"Kalau anak sih yang tiga orang di Jakarta, yang sekolah SMA. Satu orang di Bekasi di yayasan," ungkapnya.

Dengan situasi pandemi Covid-19, Ane yang setiap harinya bekerja serabutan berharap bantuan Pemerintah Kabupaten Bogor agar sedikit meringankan beban yang dialami.

"Harapan saya sih pengen cepat dibangun rumah dan mendapatka bantuan," harapnya.

Baca juga: Miris, Belum Dapat Bantuan, Warga Korban Banjir di Kabupaten Bekasi 3 Hari Tidur di Truk Kontainer

Sementara itu, Ketua RW 03, Adang Wahyudi mengaku bahwa pihaknya sudah melaporkan kondisi rumah milik Ane kepada pihak Desa, namun hingga kini belum mendapatkan respon.

"Sangat memprihatinkan, mohon dibantu lah, kalau bantuan untuk bu Ane memang belum dapat sama sekali, kalau BLT DD mah sudah masuk, cuman tidak tahu itu kenapa," ungkapnya.

Adang pun berharap, rumah yang saat ini ditempati oleh Ane segera mendapatkan bantuan Rutilahu (Rumah tidak layak huni).

Baca juga: Jadi Wali Kota, Dhany Sukma Akan Membangun Jakarta Pusat yang Pluralis

"Sebetulnya ibu Ane itu layak mendapatkan bantuan, disitu kan ada tiga rumah, saudaranya ibu Ane, semuanya juga kondisinya sangat memprihatinkan," tandasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved