Breaking News:

Kabar Tokoh

Baru Terungkap Alasan Jusuf Kalla Nekat Hadapi SBY di Pilpres 2009, Padahal Tahu Sudah Pasti Kalah

Ini fakta yang jarang terungkap tentang Jusuf Kalla saat kalah di Pilpres 2009. Saat itu Kalla dikalahkan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Editor: Wito Karyono
Warta Kota
Jusuf Kalla saat berada di Masjid Al-I'tishom, kawasan Komplek Kantor Wali Kota Tangsel, Ciputat, Tangsel. Kalla ungkapkan alasan maju secagai capres di Pilpres 2009. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Ini fakta yang jarang terungkap tentang Jusuf Kalla saat kalah di Pilpres 2009.

Saat itu Kalla dikalahkan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang notabene rekannya di Kabinet Indonesia Bersatu I.

Jusuf Kalla adalah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12.

Baca juga: Tanya Bagaimana Cara Kritik Pemerintah Tanpa Dipanggil Polisi, Jusuf Kalla: Saya Tulus Bertanya

Baca juga: Mahfud MD Ingatkan Zaman Jusuf Kalla Soal Saracen, Muslim Cyber Army yang Kerap Serang Pemerintah

Jusuf Kalla menceritakan ketika dirinya memutuskan maju menjadi calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 dengan menghadapi SBY.

Saat itu, Kalla memutuskan bercerai dan memilih bertarung menghadapi SBY hanya untuk menjaga harga dirinya sekaligus harkat dan martabat Partai Golkar.

Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla saat silaturahmi menjelang berakhirnya masa jabatan Kabinet Kerja di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2019).
Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla saat silaturahmi menjelang berakhirnya masa jabatan Kabinet Kerja di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2019). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Karena harga diri itu pula, Kalla tetap nekat bertarung menghadapi SBY kendati menyadari keputusannya tak akan membuahkan hasil kemenangan bagi dirinya.

"Sebenarnya itu hanya karena saya tahu susah menang, tapi karena saya ketua partai, ada harkat partai," ujar Kalla dalam Program Bukan Begini Bukan Begitu yang tayang di kanal YouTube Kompas.com, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Kabar Terbaru: Suami Nindy Ayunda Resmi Jadi Tersangka Kasus KDRT, Askara Segera Diperiksa

Kalla mengungkapkan, alasannya memutuskan mencalonkan diri menjadi calon presiden tak lepas dari permintaan SBY yang menginginkan supaya Golkar mengusulkan lima nama yang akan menjadi pasangannya.

Permintaan SBY tersebut sontak membuat harga diri Kalla terusik.

Demi menjaga harga diri tersebut, Kalla yang saat itu mengemban Ketua Umum Partai Golkar memilih jalur pertarungan ketimbang melanjutkan kerja sama antarkeduanya.

Baca juga: VIDEO Petugas Gabungan Mengevakuasi Warga Korban Banjir Akibat Tanggul Citarum Jebol di Pebayuran

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved