Breaking News:

Ariza Minta Petugas Sosialisasikan ke Warga Kemang Agar Tak Ada Lagi Kendaraan di Basement

Ariza juga meminta kepada pihak pengelola hotel maupun restoran, agar dapat membantu mengingatkan kepada kliennya terkait potensi banjir

Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Banjir diakibatkan hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu dini hari sehingga mengakibatkan Kali Krukut meluap dan merendam sejumlah mobil di Kawasan Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Buntut banyaknya mobil-mobil mewah terendam banjir yang terjadi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada akhir pekan kemarin, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta kepada petugas untuk meningkatkan sosialisasi bencana banjir kepada masyarakat, terutama wilayah Kemang, Jakarta Selatan.

"Kemarin kan kita lihat di Kemang ada beberapa kendaraan yang sempat tenggelam, itu mungkin tamu yang datang menginap di hotel di beberapa tempat. Ketika hujan tengah malam tidak tahu dan paginya sudh tenggelam mobilnya," kata Ariza di Balai Kota DKI pada Selasa (23/2/2021).

"Untuk ini kami juga sudah meminta jajaran agar mengingatkan dan mensosialisasikan ke seluruh daerah-daerah yang berpotensi banjir ketika hujan ekstrem. Tujuannya untuk memastikan tidak ada lagi kendaraan yang berada di basement atau di depan hotel atau depan hotel," lanjutnya.

Baca juga: Hasil Survei LSI: Prabowo dan Sandiaga Uno Jadi Menteri Jokowi yang Kinerjanya Paling Memuaskan

Baca juga: Perpanjang PSBB Untuk Tekan Kasus Aktif Sekaligus Bed Occupancy Rate di Jakarta

Ariza juga meminta kepada pihak pengelola hotel maupun restoran, agar dapat membantu mengingatkan kepada kliennya terkait potensi banjir saat curah hujan ekstrem. Dengan demikian, kerugian yang dialami warga akibat banjir dapat diminimalisir atau dihindari.

"Bagi tempat-tempat yang berpotensi banjir, ya kami minta dicarikan tempat yang lebih tinggi. Kita tahu dalam dua hari ini ada potensi hujan ekstrem, jadi mobil-mobil di daerah seperti Kemang kemarin atau Kampung Melayu, Bidara Cina, dan beberapa titik itu kami minta mobil tidak ada di basement atau di permukaan jalan," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ariza juga mengimbau warga Jakarta untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi sampai awal Maret 2021 mendatang. Warga juga selalu diminta untuk memprioritaskan keselamatan diri sendiri dibanding harta benda bila terjadi bencana.

"Kami dari Pemprov DKI melalui BPBD juga telah menyiapkan titik-titik pengungsian. Mudah-mudahan kerjasama yang baik selama ini bisa kita tingkatkan untuk menghadapi hujan esktrem seminggu ke depan," ungkapnya

Baca juga: Begini Teknis Polisi Virtual Tegur Netizen Berpotensi Langgar UU ITE, Bakal Dikirim Pesan Langsung

Baca juga: Syahroni Mantan Pemain Persija Jakarta Yang Sekarang Main Tarkam, Saat Kompetisi Sepak Bola Vakum

Sebelumnya, Ariza mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan kepada anak buahnya untuk mengecek fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos dan fasum) yang ada di Ibu Kota. Termasuk soal bangunan yang berdiri di pinggir Kali Krukut di wilayah Kemang, Jakarta Selatan yang diduga menjadi penyebab banjir di wilayah setempat pada Sabtu (20/2/2021) lalu.

Politisi Partai Gerindra ini menyebut, inventarisir data dilakukan agar penanganan yang dilakukan pemerintah sesuai dengan aturan berlaku.

“Terkait dugaan pelanggaran bangunan yang ada di Jakarta kami sedang inventarisir dan pak Gubernur juga sudah tugaskan saya agar kami cek fasos dan fasum yang memang harus dikembalikan ke DKI,” kata Ariza.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved