Breaking News:

Berita Jakarta

Anis Sebut Potensi Aset Wakaf di Indonesia Dapat Mencapai Rp 2.000 Triliun Setiap Tahun

Anis sebut potensi aset wakaf di Indonesia dapat mencapai Rp 2.000 triliun setiap tahunnya.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
Anis sebut potensi aset wakaf di Indonesia dapat mencapai Rp 2.000 triliun setiap tahunnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Anis Sebut potensi aset wakaf di Indonesia dapat mencapai Rp 2.000 Triliun setiap tahunnya

Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) bukanlah sesuatu yang baru.

Gerakan serupa pernah diluncurkan oleh Presiden SBY pada 8 Januari 2010.

Namun, dalam kurun waktu 11 tahun, sudah dua kali peluncuran GNWU dilaksanakan oleh Kepala Negara, tetapi belum terlihat ada progress yang signifikan.

Demikian dikatakan Anis Byarwati, anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, pada Webinar Nasional Seri Literasi Ekonomi dan Keuangan Islam yang diadakan oleh Ikatan Alumni Pasca Sarjana Kajian Timur Tengah dan Islam, Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (ILUNI PSKTTI SKSG UI) dan Sharia Community, Sabtu (20/2/2021).

Pada acara dengan topic “Wakaf Uang: Kenapa Ada Keramaian?” ini, Anis menjelaskan lahirnya fatwa MUI tentang wakaf uang pada 2002, merupakan tonggak sejarah dari lahirnya UU No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf yang ditindaklanjuti oleh Pemerintah dengan mengeluarkan PP No. 42 Tahun 2006 tentang Wakaf.

Dan secara teknis diatur melalui Peraturan Menteri Agama dan Peraturan BWI.

Menanggapi peluncuran Gerakan Wakaf Uang (GNWU) oleh Presiden Jokowi di tengah kondisi perekonomian nasional yang sedang mengalami resesi, Anis mengatakan, hal tersebut tentu menimbulkan banyak spekulasi bahwa wakaf yang terkumpul akan dipakai Pemerintah untuk membantu membiayai program pembangunan.

Baca juga: Pengesahan DPA Bertujuan Agar Pelaksanaan Pembangunan di Kabupaten Bekasi Segera Berjalan

Walaupun Kementerian Keuangan dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) mengklarifikasi bahwa dana yang terkumpul dari GNWU tidak masuk kedalam kas negara,

“Tetapi, kecurigaan publik tentu tidak bisa dihindari, mengingat potensi wakaf yang kita miliki sangat besar,” kata Anis.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved