Breaking News:

Pejabat Pemprov DKI

Anies Copot Kepala Dinas Sumber Daya Air, Terkait Banjir Cipinang Melayu dan Kemang?

Yusmada mengaku akan meneruskan program-program penanggulangan banjir yang selama ini disusun Kadis SDA DKI Jakarta sebelumnya yaitu Juaini Yusuf.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Mohamad Yusuf
Nirmala Alifah Nur
Kepala Dinas Sumber Daya Air Juaini di Waduk Ria Rio,Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (21/9). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Juaini Yusuf. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Juaini Yusuf.

Posisi Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) tersebut kini diduduki oleh Yusmada Faizal sebelumnya sebagai Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda DKI Jakarta dan Kepala Dinas Bina Marga era Ahok.

Dicopotnya Kepala Dinas SDA itu pun mengundang tanya publik, apakah terkait dengan banjir Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur dan Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan atau bukan.

Namun, Anies sendiri tidak menjelaskan secara khusus pencopotan Kepala Dinas SDA tersebut.

Baca juga: BANJIR Kepung Jakarta Akibat Cuaca Ekstrem, Haji Lulung: Pak Anies, Anda Ditolong Allah

Baca juga: Anies Sebut RW 04 Cipinang Melayu Bebas Banjir, Ketua Fraksi Golkar DKI: Ada Salah Informasi

Anies hanya menaruh harapan kepada Yusmada di Dinas SDA untuk menangani dan menanggulangi banjir.

"Kita sama-sama menghadapi musim hujan, khusus kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air yang telah ada pengalaman, jika sudah mendapatkan amanat, untuk segera mengorganisir kekuatan kita dalam menanggulangi musim penghujan. Segera pastikan pengelolaan kita di sana berjalan dengan sebaik-baiknya," kata Anies usai melantik 12 pejabat eselon II di Balai Kota DKI pada Selasa (13/2/2021).

Sementara itu kepada wartawan, Yusmada mengaku akan meneruskan program-program penanggulangan banjir yang selama ini telah disusun Kadis SDA DKI Jakarta sebelumnya yaitu Juaini Yusuf.

Baca juga: Saluran Air di Lorong 103 Koja Jadi Tempat Pelihara Ikan, Warga Rutin Beri Makan Ikan-ikan

Adapun Juaini mengemban amanah baru sebagai Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara.

"Kami mengendalikan air yang datang di Jakarta dan merevitalisasi polder-polder termasuk membangun polder baru. Ada 10 polder yang akan kami bangun, lalu aliran dari hulu kami akan coba kendalikan debitnya melalui pembangunan waduk-waduk besar," kata Yusmada.

Selain itu, kata dia, Pemprov DKI juga telah menyiapkan anggaran Rp 1 triliun untuk pembebasan lahan di lima sungai atau kali dalam anggaran pendapatan dan belanja daearh (APBD) 2021.

Nantinya lahan yang dibebaskan itu akan dibangub waduk-waduk untuk menanggulangi banjir.

Baca juga: Masjid Istiqlal Jadi Lokasi Vaksin Covid-19, Ini Pesan Imam Besar

Kelima kali itu meliputi Pesanggrahan, Angke, Sunter, Ciliwung dan Jati Kramat.

Selama ini, Dinas SDA DKI juga telah membebaskan lahan senilai Rp 340 miliar untuk sebagian Kali Ciliwung dan Sunter pada tahun 2020.

Rombak 13 Pejabat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada 12 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Selain itu, Anies juga mengukuhkan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, pada Selasa (23/2/2021).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut merupakan hasil uji kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov DKI Jakarta tahun 2021.

Dasar hukum pelantikan ini berdasarkan SK Kepala BKN Nomor 3/KEP/2021, SK KASN Nomor B-836/KASN/02/2021 dan B-874/KASN/02/2021, SK DPRD Provinsi DKI Jakarta Nomor 1184/-071.82/2020 dan Nomor 76/-071.82/202, serta Kepgub Provinsi DKI Jakarta Nomor 1184/-071.82/2020 dan Nomor 76/-071.82/2021.

Anies mengatakan kepada para pejabat yang dilantik untuk segera melakukan penyesuaian, karena Pemprov DKI Jakarta tengah menghadapi kondisi kerja yang sangat dinamis.

Terutama dalam masa pandemi serta musim penghujan. Oleh karena itu, mereka yang akan beradaptasi, diminta segera melakukan inisiatif terhadap kebaruan saat menjalankan kebijakan. 

Baca juga: Anies Baswedan Nilai PSBB Sekarang Lebih Menantang karena Adanya Cuaca Ekstrem

Baca juga: DPRD Ragukan Target Sumur Resapan Anies Baswedan, Target 1,8 Juta Baru Dibuat 2.974 Sumur Resapan

Baca juga: PSI Tuding Anies Baswedan Gagal Susun Prioritas Kerja dan Anggaran Penanggulangan Banjir Jakarta

Baca juga: 4 dari 5 Korban Jiwa Akibat Banjir Jakarta Anak-anak, Anies Baswedan Minta Warga Lakukan Hal Ini

"Saat ini, kita harus memikirkan suatu kebaruan akan dibawakan di tempat yang baru, lalu siapkan langkah untuk benar-benar membawa kebaruan. Sejauh ini, ada tantangan yang tidak kecil dan itu sedang kita hadapi bersama sama," kata Anies.

"Kita sama-sama menghadapi musim hujan, khusus kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air yang telah ada pengalaman, jika sudah mendapatkan amanat, untuk segera mengorganisir kekuatan kita dalam menanggulangi musim penghujan. Segera pastikan pengelolaan kita di sana berjalan dengan sebaik-baiknya," tambah Anies. 

Selain itu, Anies juga berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk meneladani sifat pemimpin, karena jika sekadar menjadi pejabat hanya fokus kepada kewenangan.

Menurut Anies, jiwa pemimpin diperlukan karena bisa menjadi teladan yang diikuti perkataannya, maupun perbuatannya. 

"Saya sampaikan, jadilah sosok teladan di tempat bekerja, karena kita harus memanfaatkan segala kebaruan untuk membawa suasana yang berbeda. Kita masih dalam satu organisasi yang sama, tempatnya berganti, tapi tujuannya tidak berubah dalam melaksanakan semua perintah, baik dalam bentuk konstitusi, Perda, Pergub, Kepgub, maupun Ingub," pungkas Anies. 

Pejabat DKI Jakarta yang dilantik.
Pejabat DKI Jakarta yang dilantik. (Warta Kota/Fitriandi Fajar)

Berikut daftar pejabat yang dikukuhkan dan dilantik:

1. Julia Leli Kurniatri, sebagai Kepala Kantor Regional V BKN Jakarta

2. Sigit Wijatmoko, sebagai Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta (sebelumnya Wali Kota Administrasi Jakarta Utara)

3.  Afan Adriansyah Idris, sebagai Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah DKI Jakarta (sebelumnya Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Setda DKI Jakarta)

4. Syaefuloh Hidayat, sebagai Inspektur Provinsi DKI Jakarta (sebelumnya Wakil Kadisdik DKI Jakarta)

5. Dhany Sukma, sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat (sebelumnya Kadis Dukcapil DKI Jakarta)

6. Ali Maulana Hakim, sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Utara (sebelumnya Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara)

7. Maria Qibtya, sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta (sebelumnya Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia DKI Jakarta)

8. Yusmada Faizal, sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta (sebelumnya Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda DKI Jakarta)

9. Premi Lasari, sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta (sebelumnya Kepala Biro Pemerintahan Setda DKI Jakarta)

10. Chaidir, sebagai Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta (sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta)

11. Juaini Yusuf, sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Utara (sebelumnya Kadis SDA DKI)

12. Bayu Meghantara, sebagai Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda Provinsi DKI Jakarta (sebelumnya Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat)

13. lin Mutmainnah, sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat (sebelumnya Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda DKI) (faf)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved