Breaking News:

Anggota DPRD Ini Minta Anggaran Tak Terlalu Penting di Dua Dinas Dialihkan untuk Penanganan Covid

"Anggaran untuk alat peraga dan penyediaan buku bisa di-drop. Ngapain dianggarkan? Toh kegiatan belajar juga belum tatap muka," ujarnya.

Wartakotalive.com
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Andi Permana meminta anggaran yang tak terlalu penting di dinas Pendidikan dan PUPR dialihkan saja untuk penanganan Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG --- Untuk mengatasi dampak Covid-19 di wilayah ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Pemkab Bogor melakukan refocusing anggaran.

"Kita minta Pemkab Bogor untuk melakukan pergeseran anggaran untuk mempercepat penanganan Covid-19," kata Andi Permana, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Selasa (23/2/2021).

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan ada beberapa pos anggaran dinas yang bisa dialihkan ke penanganan Covid-19.

"Bicara anggaran, ada dua dinas yang postur anggarannya paling besar yaitu kesehatan dan pendidikan," kata Andi, Selasa (23/2/2021).

Dia meminta agar anggaran pendidikan yang tidak terlalu penting dikeluarkan dan dialihkan ke penanganan pandemi.

"Anggaran untuk alat peraga dan penyediaan buku bisa di-drop. Ngapain dianggarkan? Toh kegiatan belajar juga belum tatap muka," ujarnya.

Anggaran ini, lanjut dia, tidak harus dilaksanakan tahun ini karena tidak terlalu mendesak.

"Mendingan itu digeser untuk penanganan Covid-19," tambahnya.

Selain dinas pendidikan, proyek infrastruktur yang tidak terlalu mendesak di Dinas PUPR juga dialihkan ke penanganan Covid-19.

"Ada Rp 200 miliar dari DPUPR yang bisa digeser untuk penanganan wabah Covid-19," jelas Andi.

Halaman
12
Penulis: Hironimus Rama
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved