Putusan Pengadilan

Siswa SD Penganut Saksi Yehuwa Gugat Sekolah dan Menang Usai Tak Naik Kelas Karena Pelajaran Agama

Peristiwa ini terjadi di Kota Tarakan. Seorang siswa SD penganut Saksi Yehuwa menggugat sekolahnya karena tak memberi akses pelajaran agama.

Defence.pk
Siswa SD penganut Saksi Yehuwa tidak diberi akses ke pelajaran agaman dan memilih menggugat sekolahnya. Ia pun memenangi gugatan tersebut. 

Dalam bagian menimbangnya, hakim berpendapat bahwa surat pernyataan yang diminta sekolah bukanlah persyaratan untuk mendapatkan pelajaran pendidikan agama kristen.

Sehingga tanpa surat pernyataan itu pun, sekolah seharusnya tetap melibatkan atau memberikan pelajaran pendidikan agama kristen kepada murid atau penggugat sesuai ketentuan Pasal 12 ayat (1) huruf a Undang-Undang Pendidikan dan Pasal 4 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor : 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan.

Menurut hakim, hal itu selaras juga dengan dinyatakan bahwa Saksi-Saksi Yehowa Indonesia merupakan bagian dari Gereja Kristen sehingga dalam hal pelajaran pendidikan agama di sekolah, Majelis Hakim berpendapat tetap mengikuti Pelajaran Pendidikan Agama Kristen, tanpa mempersoalkan dogma/ajarannya.

Hakim lalu mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya dan menyatakan batal keputusan tidak naik kelasnya YT.

Hakim juga mengharuskan pihak sekolah mengeluarkan rapor baru untuk penggugat dengan nilai agama yang cukup agar YT bisa naik ke kelas III sekolah dasar. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved