Breaking News:

Putusan Pengadilan

Siswa SD Penganut Saksi Yehuwa Gugat Sekolah dan Menang Usai Tak Naik Kelas Karena Pelajaran Agama

Peristiwa ini terjadi di Kota Tarakan. Seorang siswa SD penganut Saksi Yehuwa menggugat sekolahnya karena tak memberi akses pelajaran agama.

Defence.pk
Siswa SD penganut Saksi Yehuwa tidak diberi akses ke pelajaran agaman dan memilih menggugat sekolahnya. Ia pun memenangi gugatan tersebut. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seorang siswa SD penganut Saksi-Saksi Yehuwa menggugat sekolahnya karena tidak diberi akses ke pelajaran agama

Hal itu membuat siswa tersebut akhirnya tidak naik kelas karena tidak memiliki nilai mata pelajaran agama

Peristiwa ini terjadi di Kota Tarakan. Siswa SD yang masih berusia 9 tahun itu lalu mengajukan gugatan ke PTUN Samarina. 

Hasilnya, ia memenangi persidangan tersebut. 

Baca juga: Sengketa SUPER MARIO BROS, NINTENDO Gugat Borobudur Departement Store, Begini Putusan Hakim

Hakim memerintahkan pihak sekolah untuk  membatalkan keputusan tidak menaikkan dirinya.

Hakim PTUN Samarinda menjatuhkan putusan pengadilan bernomor XX/X/2020/PTUN.SMD tersebut pada 5 Januari 2021.

Putusan itu kini sudah ditayangkan di website Mahkamah Agung dan dapat diunduh dengan bebas.

Dalam surat putusan itu, penggugat adalah YT (9). Ia adalah siswa kelas II yang tidak naik kelas pada tahun pelajaran 2019/2020.

Namun, YT diwakili oleh ayahnya, yakni AT lantara YT masih berusia di bawah umur.

Dalam perkara ini, sang ayah memberikan kuasa kepada 4 pengacara dari TRUTH & JUSTICE Law Office yang berdomisi di Bandung.

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved