Breaking News:

Selain Dikelilingi Banyak Kali dan Sungai, Banjir Besar di Kota Bekasi Akibat Faktor Ini Juga

“Ada Kali Bekasi di tengah-tengah. Di sebelah kanan dan kirinya masih ada 8 kali lagi, 3 kali di wilayah timur, 5 kali di wilayah barat.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Warta Kota/Rangga Baskoro
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersiap menyusuri Kali Cakung untuk melihat kemungkinan pembangunan polder banjir guna mengatasi banjir di Bekasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI --- Keberadaan Kali dan Sungai menjadi alasan penyebab banjir yang mengepung kawasan Kota Bekasi pada Jumat dan Sabtu, 19-20 Februari 2021 lalu.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menjelaskan topografi Kota Bekasi dialiri banyak Kali dan Sungai.

Terdapat tiga sungai besar yang melintasi kawasan Bekasi, yakni Kali Bekasi, Cakung dan Sunter.

Beberapa wilayah juga dialiri sungai dan kali kecil sehingga ketika dilanda hujan intensitas tinggi, sejumlah wilayah tergenang banjir lokal lantaran wilayah resapan air semakin berkurang.

“Ada Kali Bekasi di tengah-tengah. Di sebelah kanan dan kirinya masih ada 8 kali lagi, 3 kali di wilayah timur, 5 kali di wilayah barat. Ada Kali Cakung, Kali Sunter, Kali Jatikramat, Kali Jatiluhur, Kali Asem dan lainnya,” ungkap Rahmat saat meninjau ke kawasan Perum Nasio, Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (22/2/2021).

Kondisi tersebut diperparah dengan semakin berkurangnya wilayah resapan air yang kini berganti dengan permukiman penduduk.

Terlebih lagi, elevasi tanah Kota Bekasi yang pada awalnya banyak terdapat rawa-rawa, berada pada permukaan yang sangat rendah.

“Elevasinya hanya 29 meter diatas permukaan laut. Beda dengan Depok tinggi, nah kita hanya 29 meter di atas permukaan laut. Rata-rata sama karena bekas sawah dan rawa. Itu banjir lokal semua tadi, karena tadi perencanaan lahan yang terpakai buat rumah tinggal,” tutur Rahmat.

Hal itu dibuktikan saat Rahmat kembali meninjau Perum Nasio di tahun ini. Ia melihat terdapat perbandingan ketinggian yang cukup jauh ketika banjir tahun lalu dan saat itu.

“Tahun lalu itu di sini cuma semata kaki, sekarang 1,8 meter rata-rata. Sekarang di dalam rata semua. Saya lihat mereka lagi bersihin kulkas, tempat tidur. Semua 1,8 meter rata-rata,” ucap Rahmat.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved