Breaking News:

Miris, Bocah Tenggelam di Kali River Park, Pondok Aren Jasadnya Terseret Sejauh 1,5 Kilometer

Bocah laki-laki bernama M Farhan (9) tenggelam di Kali River Park yang berada di kawasan perumahan elit Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

Wartakotalive.com/Rizki Amana
Temuan jasad bocah di kali Perumahan Japos, Ciledug, Kota Tangerang yang tenggelam dari Kali River Park, Pondok Jaya, Pondok Aren, Kota Tangsel 

WARTAKOTALIVE.COM, PONDOK AREN - Tim SAR gabungan temukan jasad bocah bernama M. Farhan Anindya (9) yang tenggelam dan terseret arus Kali River Park, Pondok Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Komandan Tim Basarnas Jakarta, Aulia Sholihanto jasad korban ditemukan di aliran kali Perumahan Japos, Ciledug, Kota Tangerang. 

"Korban itu kurang lebih jam 13.25 WIB kita ketemukan di Kompleks Perumahan Japos sekitar 1,5 kilometer dari titik nol atau titik kejadian," kata Aulia saat ditemui di rumah duka kawasan Gang H Joan RT 02/04, Pondok Karya, Pondok Aren, Kota Tangsel, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Viral Perempuan Muda Berjalan di Toko Tasikmalaya hanya Menggunakan Pakaian Dalam, Bikin Heboh Warga

Baca juga: PERHATIAN! Pemprov DKI Lipat Gandakan Sanksi Penolak Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Wagub DKI Ariza

Baca juga: Viral Video Ribuan Ikan Lele Berhamburan di Pinggir Jalan Grand Alam Sutera Serpong, Warga Berebutan

Aulia menjelaskan jasad dari bocah malang itu sempat terserat aliran kali hingga kawasan Perumahan Japos, Kota Tangerang dari lokasi peristiwa tenggelamnya di Kali River Park, Pondok Jaya, Pondok Aren, Kota Tangsel. 

Menurutnya kondisi jasad saat ditenukan masih dalam keadaan bagus dikarenakan temuan yang dilakukan dalam kurun waktu 1 X 24 jam. 

"Kondisinya masih bagus karena masih 24 jam kita temukan. Belum ada memar-memar masih bagus," jelasnya. 

Diwartakan sebelumnya, bocah laki-laki bernama M Farhan (9) tenggelam di Kali River Park yang berada di kawasan perumahan elit Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Dantim Basarnas Jakarta, Aulia Sholihanto mengatakan pencarian terus dilakukan pihaknya bersama personel gabungan sejak dikabraknnya peristiwa anak tenggelam pada Minggu, 21 Februari 2021 siang. 

"Pencarian di hari kedua korban tenggelam di Pondok jaya. Kita bagi dua seru, SRU (Kelompok-red) Air dan SRU Darat. SRU Air ini saya pecah kembali untuk melakukan penyisiran. Penyapuan sepanjang kali juga kita bentangkan beberapa orang untuk perbantuan," kata Aulia saat ditemui di lokasi pencarian, Pondok Jaya, Pondok Aren, Kota Tangsel, Senin (22/2/2021).

Sementara itu, pada SRU Darat pihaknya juga melakukan pentisiaran sepnajang aliran Kali River Park itu. 

Menurutnya langkah itu guna menyisir wilayah baik dari aliran kali maupun bantaran di samping kali. 

"Untuk SRU Daratnya nanti akan kita lakukan penyisiran darat untuk menggunakan motor dan jalan kaki sampai radius 5 sampai 10 kilometer," jelasnya. 

Selain melakukan penyisiran dengan personel yang terjun di lokasi, pihaknya juga menyediakan sejumlah jaring tali pada titik aliran kali. 

Baca juga: Kisah Hendi, Selama 2 Tahun Diteror Ribuan Pesan Porno Lewat WhatsApp hingga Hampir Diceraikan Istri

Baca juga: LOWONGAN KERJA Relawan Tenaga Kesehatan DKI Jakarta, Ada 11 Posisi, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Baca juga: Propam Dalami Kemungkinan Kompol Yuni Purwanti Bagian Pengedar Narkoba

Bentangan jaring tali itu turut melibatkan perosenl TNI, Polri, dan Satpol PP Kota Tangsel untuk membantu proses pencarian bocah tenggelam itu. 

"Terus dari beberapa titik dari Satpol PP pun membentangkan jaring jika memang tenggelam tersangkut jaring lebih cepat didapat. Makanya kita bagi tugas, ini juga diawasi dari Kepolisian dan TNI apalagi ini masa pandemi TNI-Polri sedang gencar-gencarnya untuk protokol kesehatan," pungkasnya. (m23) 

Penulis: Rizki Amana
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved