Breaking News:

Banjir Bekasi

Habis Kebanjiran, Warga Perumahan Pondok Gede Permai Kini Harus Antre Terima BST di Kantor RW

Habis Kebanjiran, Warga Perumahan Pondok Gede Permai Kini Harus Antre Terima BST, Ambil Langsung di Kantor RW

Warta Kota
Tarto Sekretaris RW 10 Pondok Gede Permai (PGP) 

WARTAKOTALIVE.COM, JATIASIH - Bantuan sosial tunai (BST) gelombang dua dari Kementerian Sosial mulai didistribusikan PT Pos Indonesia kepada warga yang terdaftar sebagai penerima manfaat.

Tak terkecuali, warga Pondok Gede Permai (PGP), Jatiasih, Kota Bekasi, yang baru saja ditimpa musibah banjir selama dua hari berturut-turut, terhitung sejak Jumat (19/2/2021) hingga Sabtu (20/2/2021).

Tarto menjelaskan BST sebesar Rp 300.000 telah didistribusikan kepada warga sejak Minggu (21/2/2021) lalu, ketika banjir di kawasan tersebut telah surut.

"Sudah berjalan sejak kemarin, dilanjutkan tadi pagi," ungkap Tarto saat ditemui di lokasi pada Senin (22/2/2021).

Pihaknya mendata ada sebanyak 165 KK penerima manfaat yang berhak menerima BST di RW 10 PGP.

Mereka yang terdaftar diwajibkan membawa beberapa persyaratan saat proses pengambilan.

"Ada 165 KK yang menerima. Bawa persyaratan foto kopi KTP 4 lembar, KK 3 lembar dan bawa KTP asli," ujarnya.

Baca juga: Asah Ketajaman Pasukan, Distrik 1 Meikarta Disulap Jadi Arena Urban Warfare Gegana KorBrimob Polri

Namun demikian, proses pengambilannya tak dilakukan secara door to door.

Warga yang baru saja ditimpa banjir dan tengah membersihkan rumahnya dari sisa-sisa lumpur harus antre saat mengambil BST.

"Kebetulan petugas dari kantor pos dan kekurahan jemput bola, datang ke RW 10 di Kantor sekretariat RW. Ya ngantri, wajar ya, karena petugasnya dari kantor pos 1 orang, kelurahan 1 orang dan dibantu pengurus RW," tutur Tarto.

Tarto mengatakan BST sebesar Rp 300.000 sangat berarti bagi warga mengingat banyak warga PGP menjadi korban terdampak banjir.

"Uang tersebut sangat membantu apalagi sekarang ada musibah banjir," ungkapnya.

Baca juga: Waduh, 13 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Masih Kebanjiran, Terparah di Pebayuran dan Kedungwaringin

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Tri Rismaharini (Risma) mengatakan BST akan diberikan kepada warga secara door-to-door agar bisa diterima langsung oleh penerima manfaat guna menghindari pungutan liar yang dilakukan oleh pengurus RW.

Risma menuturkan seharusnya BST dikirimkan oleh PT Pos Indonesia langsung ke rumah para KPM. Ia pun tak membenarkan apabila bansos uang senilai Rp 300.000 itu, dibagikan secara kolektif di kantor RT atau RW.

"Enggak bisa itu kalau di (kantor) RT/RW. Harusnya ke rumah. Nanti saya buat teguran lagi," ungkap Risma, Kamis (21/1/2021) lalu. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved