Breaking News:

Berita Bekasi

Dikepung Banjir Lokal, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Tambah Bangun 6 Polder

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan, cara meminimalisir bencana banjir lokal membuat resapan air berupa polder.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersiap menyusuri Kali Cakung untuk melihat kemungkinan pembangunan polder banjir untuk mengatasi banjir di Kota Bekasi. 

WARTAKOTALIVE.COM,JATIASIH - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan, cara untuk meminimalisir bencana banjir lokal membuat resapan air berupa polder.

"Untuk membangun daerah resapan air, dibutuhkan dana yang besar, dibutuhkan waktu yang bertahap. Makannya hanya jalannya itu (polder) satu-satunya," kata Rahmat saat meninjau ke Perum Nasio, Jatiasih, Bekasi, Senin (22/2/2021).

Pemkot Bekasi berencana membangun 6 polder untuk mengantisipasi luapan Kali Cakung dari hulu ke hilir.

Luapan Kali Cakung itu menyebabkan sejumlah wilayah tergenang banjir lokal.

Polder di kawasan Perum Nasio akan dibangun bakal dijadikan pilot project untuk menuntaskan proyek polder lainnya.

Baca juga: Kementerian PUPR Mulai Perbaiki Jembatan Ambles di Jalur Pantura Bekasi-Karawang

Baca juga: Selain Dikelilingi Banyak Kali dan Sungai, Banjir Besar di Kota Bekasi Akibat Faktor Ini Juga

Menurut dia, polder itu akan dibangun di  taman Perum Nasio,  Graha Indah polder satu.

Polder juga dibangun di Jatikramat, Kota Bintang Satu, Duta Indah, Jalan Ngurah Rai satu ke bawahnya sudah.

"Jadi sistem (polder) tangkap buang, tangkap buang," ucapnya.

Namun, rencana tersebut bakal terkendala pembebasan lahan yang menelan biaya mahal.

"Nah itu yang berat kita, mahal pasti. Kami berusaha saja, kalau tentukan sekarang kita engga bisa berpikir. Tapi pasti kita selesaikan bertahap," tutur Rahmat. 

Baca juga: Banjir di Kabupaten Bekasi Semakin Parah, Ada 155 Titik, Tinggi Banjir 2,5 Meter

Baca juga: Kementerian Sosial Distribusikan Bantuan Logistik Korban Banjir Pebayuran Kabupaten Bekasi

Sementara itu, Kabid SDA Dinas BMSDA Kota Bekasi, Zainal Abidin mengatakan, pihaknya setidaknya akan segera merealisasikan 2 dari 6 tandon terlebih dahulu.

"Tapi Pak Wali minta minimal dua dulu yang direalisasikan, itu sudah lumayan. Yang Nasio sudah ada penlok-nya."

"Harapanya dari PSU Trans Studio itu bisa dikompensasi untuk jadi polder. Di situ ada lahan trans luasnya 2 hektar. Ini lagi dibahas," kata Zainal.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved