Breaking News:

Musik

Kolaborasi dengan Jogja Music Week, PanganFest Gali Potensi Pangan Lokal di Era Teknologi Digital

Gelaran PanganFest menjadi cara kreatif dalam mengolaborasi potensi pangan lokal, pengetahuan sekaligus teknologi digital.

istimewa
Berangkat dari kesadaran kekayaan kuliner dan pangan Indonesia yang belum diketahui dunia, Panganfest atau Panggung Adirasa Nusantara digelar di Yogyakarta pada Februari 2021. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gelaran PanganFest menjadi cara kreatif dalam mengolaborasi potensi pangan lokal, pengetahuan sekaligus teknologi digital.

PanganFest diharapkan jadi cara baru menghubungkan inovator pangan mendapatkan pasar lebih luas melalui usaha produksi pangan lokal melalui teknologi digital.

Anisa Firdia Hanum, founder PanganFest, mengatakan, Indonesia dikenal keragaman pangan lokalnya yang luar biasa.

Baca juga: Panganfest Siap Digelar, Tunjukkan Kekayaan Kuliner dan Pangan Indonesia yang Belum Diketahui Dunia

Baca juga: Jogja Music Week Digelar, Senja dan Nona Sepatu Kaca hingga Putri Ariani dan Megantoro Siap Beraksi

"Lewat PanganFest, kami ingin mendorong pangan lokal untuk bisa menjadi lifestyle konsumsi generasi masa kini," kata Anisa Firdia Hanum, Minggu (21/2/2021).

Anisa Firdia Hanum menjelaskan, PanganFest merupakan program yang diinisiasi Forbil Institut.

Di gelaran perdananya, PanganFest melakukan pula kolaborasi dengan kegiatan Jogja Music Week (JMW) yang digagas Sinergy Live.

Berangkat dari kesadaran kekayaan kuliner dan pangan Indonesia yang belum diketahui dunia, Panganfest atau Panggung Adirasa Nusantara digelar di Yogyakarta pada Februari 2021.
Berangkat dari kesadaran kekayaan kuliner dan pangan Indonesia yang belum diketahui dunia, Panganfest atau Panggung Adirasa Nusantara digelar di Yogyakarta pada Februari 2021. (istimewa)

Menurut Anisa Firdia Hanum, kolaborasi kegiatan musik dengan produk pangan lokal ini tentu memberikan tantangan.

"Kami ingin mengampanyekan pentingnya konsumsi pangan lokal itu ke generasi muda yang dikemas lewat musik sekaligus memberi pasar," jelas Anisa Firdia Hanum.

Baca juga: Cara Grup 1 Kopassus Buat Program Ketahanan Pangan di Kampung Galuga Kabupaten Bogor

Baca juga: Jaga Ketahanan Pangan Saat Pandemi Covid-19, Gubernur Banten Wahidin Halim Ajak Masyarakat Bertani

Terkait penyelenggaraan PanganFest, perempuan yang pernah jadi asisten peneliti di Center for Digital Society Universitas Gadjah Mada ini mengikuti kebijakan Pemda DIY.

"Yang pasti kami akan melakukannya dengan melakukan protokol Covid-19 ketat. Kapan waktunya, tergantung kebijakan PPKM di Yogyakarta," katanya.

Halaman
12
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved