Breaking News:

Banjir Tangerang

DPRD Kota Tangerang Sebut Menajamen Tata Kelola Air dan Penanganan Banjir Perlu Dievaluasi Total

Ketua DPRD Kota Tangerang meminta kepada Wali Kota Tangerang untuk melakukan evaluasi total program setiap Dinas mengenai manajemen tata kelola air.

Warta Kota/Rizki Amana
Sejumlah petugas gabungan mengevakuasi warga yang masih berada di kediamannya dari banjir yang melanda pemukiman Perumahan Duren Villa dan Ciledug Indah I, Karang Tengah, Kota Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo meminta kepada Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah untuk melakukan evaluasi total program setiap Dinas mengenai manajemen tata kelola air dan penanganan banjir terkait bantuan pada masyarakat

Ia menuturkan, tata kelola air yang dilakukan Dinas PUPR perlu dilakukan perbaikan sebab luapan dari Kali Angke dan Cisadane begitu besar.

Ditambah lagi dengan adanya tanggul yang jebol, menimbulkan kesan jika pembangunan tak memperhitungkan besarnya debit air yang akan ditimbulkan.

Video: Banjir di Vila Nusa Indah Sudah Mulai Surut, Warga Bersihkan Rumah

"Perkara tanggul jebol seharusnya sudah bisa diantisipasi dalam manajemen tata air. Sebab pemukiman yang tak alami banjir, kini terkena imbasnya akibat tanggul jebol. Perhitungan harus matang dilakukan dan ini menjadi catatan bagi PDI Perjuangan untuk evaluasi kerja dinas terkait," kata Gatot Wibowo kepada Warta Kota, Minggu (21/2/2021).

Di sisi lain, Dinas PUPR juga diminta untuk segera managemen krisis penanganan dini agar banjir tidak meluas. Mengingat curah hujan masih tinggi hingga pekan depan.

Lalu kepada Dinas lainnya, respon cepat dengan membantu warga terdampak juga harus dilakukan segera.

Baca juga: DIBATALKAN, 13 Kereta Api Jarak Jauh Keberangkatan Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Ini Penyebabnya

Baca juga: Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Tinjau Tanggul Sungai Citarum yang Jebol di Pebayuran Bekasi

Karena urusan banjir bukan pada satu dinas tetapi menyangkut menyeluruh hingga ke tingkat kelurahan.

"Jangan terus menunggu instruksi tetapi bisa bergerak secara cepat memenuhi kebutuhan warga karena ini bagian dari pelayanan publik. Apalagi di masa pandemi, jangan sampai upaya menekan penyebaran Covid-19 menjadi kendur," ucapnya.

Kemudian Gatot juga menyoroti mengenai kebersihan lingkungan melalui kampung tematik yang dirasakan belum optimal.

Halaman
123
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved