Breaking News:

Berita Nasional

Cuekin Indonesia, Tesla Pilih Bangun Pabrik di India, Nicho: Bilang Aja Takut Bersaing dengan Esemka

Kemungkinan Tesla memilih India untuk membangun pabrik mobil listrik karena pemerintah Indonesia membocorkan non disclosure agreement (NDA). 

Istimewa
Tesla Model 3 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Keputusan manajemen produsen mobil Tesla memilih India untuk membangun pabrik mobil listrik dibandingkan Indonesia mengejutkan banyak pihak.

Pasalnya, sebelumnya telah digadang-gadang Tesla berniat membangun pabriknya di Indonesia.

Bahkan, rencana itu telah dibanggakan sejumlah pejabat pemerintahan.

Namun, akhirnya Tesla lebih memilih India sebagai negara tujuan investasi utama mereka dalam mendirikan pabrik.

Baca juga: Sudah Dipuja-puji, Tesla Ternyata Lebih Pilih India Ketimbang Indonesia, Berikut Analisa Pengamat

Batalnya Tesla membangun pabrik di Indonesia menjadi sorotan sejumlah pengamat hingga menjadi bahan kritikan buat pemerintah.

Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Nicho Silalahi bahkan memberikan sindiran bahwa Tesla batal berinvestasi di Indonesia lantaran takut bersaing dengan mobil Esemka buatan Boyolali, Jawa Tengah.

Sindiran ini berbarengan dengan ramainya klaim banyak unit Esemka terjual, namun pabrik memutuskan berhenti produksi karena pandemi virus corona.

Baca juga: Busyro Muqqodas Sebut Rezim Jokowi Otoriter Mirip Orde Baru, Soroti soal Ketidakadilan Hukum

Baca juga: Dewi Tanjung Desak Presiden Pecat Novel Baswedan, Tujuannya Biar Negara Bebas dari Korupsi

"Bilang aja Teknologi kalian masih ketinggalan zaman dibanding Karya Bangsaku. Mana mampu kalian nyaingi Esemka yang memiliki teknologi paling muktahir sejagad raya. Esemka itu teknologi sudah gunakan mode siluman, Buktinya dijalanan tidak terlihat Esemka melaju kencang?" tulis Nicho Silalahi di akun Twitternya, dikutip pada Minggu (21/2/2021).

Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Nicho Silalahi
Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Nicho Silalahi (Twitter)

Pengamat curiga pembatalan terkait pembocoran NDA

Sementara itu, Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia Budi Frensidy melihat kemungkinan Tesla memilih India untuk membangun pabrik mobil listrik karena pemerintah Indonesia membocorkan non disclosure agreement (NDA). 

Halaman
123
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved