PPKM Mikro

Pemerintah Ganjar Warga dengan 20 Kg saat Perpanjangan PPKM Mikro dengan Syarat

Pemerintah menyatakan, perlu dilakukan penguatan operasional dari kegiatan perpanjangan PPKM serta pelaksanaan 3T yakni testing, tracing, treatmenent.

Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan memberi bantuan kepada warga yakni beras dan masker. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menyatakan, perlu dilakukan penguatan operasional dari kegiatan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta pelaksanaan 3T yakni testing, tracing, dan treatment. 

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan memberi bantuan kepada warga yakni beras dan masker. 

"Pemerintah beri bantuan beras 20 kilogram untuk warga yang isolasi mandiri selama 14 hari dan masker," ujarnya saat konferensi pers, Sabtu (20/2/2021). 

Selanjutnya, Airlangga menjelaskan kesimpulan dan efektivitas dari penerapan PPKM mikro selama 5 pekan terakhir secara garis besar. 

"Secara umum, pelaksanaan PPKM mikro selama 5 pekan telah berhasil menekan laju penambahan kasus aktif Covid-19, bahkan menunjukkan penurunan signifikan," katanya. 

Sementara, evaluasi penerapan PPKM mikro di tingkat bawah melalui data zonasi risiko yakni penguatan operasionalisasi di RT, RW, dan desa atau kelurahan. 

Airlangga menambahkan, PPKM mikro berikan pencapaian yakni kasus aktif Covid-19 dalam dua pekan terakhir di beberapa provinsi. 

Baca juga: Ganjar Nilai PPKM Mikro Sesuai dengan Program Jogo Tonggo

Baca juga: Sekda Kabupaten Tangerang Pantau Posko PPKM, Sebagian Desa Sudah Zona Hijau Covid-19

"Terjadi penurunan di berbagai provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Jadi, para gubernur akan menindaklanjuti instruksi mendagri yang telah diterbitkan Nomor 4 Tahun 2021," ucapnya.

Seperti diketahui, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM skala mikro mulai 23 Februari hingga 8 Maret 2021. 

Airlangga mengatakan, jumlah kasus aktif Covid-19 menurun signifikan. 

"Kami sampaikan bahwa secara nasional jumlah kasus aktif mengalami penurunan signifikan yaitu minus 17,27 persen selama sepekan," ujarnya. 

Kemudian, pemerintah melihat tren kasus aktif Covid-19 di 5 provinsi berhasil diturunkan yaitu di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. 

Selain itu, okupansi kamar rumah sakit sudah di bawah 70 persen, tingkat kesembuhan di 5 provinsi meningkat, dan tren fatality rate atau tingkat kematian turun. 

"Fatality rate turun di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali dan juga tren peningkatan kepatuhan (protokol kesehatan) berdasarkan survei naik di 87 persen sampai 88 persen," kata Airlangga. 

Baca juga: Kabupaten Tangerang Sudah Zona Kuning dari Oranye, Tapi Tetap Waspada, Benarkan karena PPKM Mikro?

Baca juga: Tekan Penyebaran Virus Corona, Polri Dirikan 13.715 Posko PPKM Mikro di Tujuh Provinsi se-Nusantara

Dia menambahkan, pada 5 Februari sampai 17 Februari 2021 ini kasus nasional juga turun minus 2,53 persen dan  jumlah kasus aktif turun dari 176.672 ke 162.182. 

"Selanjutnya, tingkat kesembuhan naik 2,56 persen dan tingkat kematian turun," pungkasnya. (Yanuar Riezqi Yovanda)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved