Banjir Jakarta

Anies Tuding Genangan di Jalan Sudirman Akibat Luapan Kali Krukut dari Aliran Depok, Ini Alasannya

Penyebab dari genangan di sisi Jalan Sudirman, menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikarenakan luapan air dari Kali Krukut.

PPID DKI Jakarta
Anies Baswedan mengungkapkan, penyebab dari genangan di sisi Jalan Sudirman dikarenakan luapan air dari Kali Krukut. Foto dok: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri rapat pimpinan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Polda Metro Jaya, Kamis (18/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, penyebab dari genangan di sisi Jalan Sudirman dikarenakan luapan air dari Kali Krukut.

Alasannya, aliran Kali Krukut juga meluap bukan hanya di Jalan Sudirman, tetapi juga di Jalan Kemang, Jalan Widya Chandra, serta Jalan Tendean.

Luapan Kali Krukut ini ditengarai menampung pertambahan debit air dari hujan lokal dari kawasan Depok, Jawa Barat.

Video: Banjir Serang Kota Jakarta. Jalan Warung Buncit Raya Terputus Akibat Banjir

Artinya penambahan debit air bukan dari hujan lokal di kawasan Kemang atau Jalan Sudirman, melainkan kawasan antara hulu dan Jakarta.

“Jadi curah hujan yang terjadi di kawasan hulu Kali Krukut yang melintang melintasi Jalan Jendral Sudirman. Di hulunya terjadi curah hujan yang sangat tinggi tercatat 136 mm/hari,” kata Anies berdasarkan keterangan yang diterima pada Sabtu (20/2/2021) malam.

Anies melanjutkan, lintas airnya kemudian melewati dua sungai, satu kali Mampang dan dua Kali Krukut.

Baca juga: Kapolda Metro Bentuk Kampung Tangguh di Wilayah Tertinggi Covid-19 di Jaktim, Ditlantas Bapak Asuh

Baca juga: Dua Hari Dilanda Banjir, Eti dan Keluarganya Pilih Kontrak Rumah di Kampung Sebelah

Kedua aliran kali itu bertemu di belakang LIPI hingga mengalir ke Sudirman.

Karena itu genangan di Jalan Sudirman tepatnya di depan Universitas Atmajaya karena dampak dari air kiriman dari kawasan tengah sekitar Depok.

“Biasanya kalau hujannya di pegunungan (Daerah Bogor) airnya akan lewat Kali Ciliwung, tapi kalau terjadinya hujan deras di kawasan tengah (sekitar Depok) maka lewat ke sungai aliran tengah, yakni kali Krukut ini,” jelasnya.

Menurutnya, seluruh jajaran Pemprov DKI telah melakukan upaya untuk membersihkan sampah di aliran sungai dan mengerahkan pompa mobile.

Baca juga: RUMAH TERENDAM Banjir, Warga Cipinang Muara yang Terpapar Covid-19 Dievakuasi ke RSD Wisma Atlet

Baik di kawasan Sudirman maupun di Kemang yang menjadi aliran kali Krukut untuk selanjutnya dialirkan ke Banjir Kanal Barat (BKB), walau harus menunggu karena BKB masih menampung kiriman air dari daerah hulu.

“Sesudah ini air akan mengalir ke Banjir Kanal Barat. Banjir Kanal Barat permukaan airnya masih tinggi karena air dari Sungai Ciliwung masih mengalir masuk ke kota. Jadi saat ini memang Jakarta sore ini, masih menerima aliran dari kawasan Selatan. Itu Depok maupun puncak. Kalau itu sudah reda InsyaAllah lebih terkendali,” paparnya.

Hal itu dikatakan Anies saat memantau genangan di kawasan Jalan Sudirman dekat Pintu Air Sudirman Atmaja, Jakarta Pusat pada Sabtu (20/2/2021) petang.

Kedatangan Anies juga langsung disambut oleh Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di lokasi, untuk melakukan rekayasa lalu lintas agar pengendara dapat melintasi jalan Sudirman dengan aman.

Baca juga: Kronologi Uya Kuya Positif Covid-19 Hingga Uangnya Habis, Istri, Anak dan Karyawannya Juga Terpapar

Sementara itu Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo mengimbau pengendara dan warga untuk tidak khawatir melintasi Jalan Sudirman.

Alasannya, karena yang terdampak genangan hanya sedikit di sisi badan jalan, sehingga ketinggiannya hanya berkisar 20-30 cm yang aman dilalui kendaraan baik roda 2 maupun roda 4.

“Sebetulnya masyarakat tidak perlu khawatir untuk melintasi karena sebetulnya ketinggian air di jalanan hanya sekitar 20-30 cm dan itu bisa dilintasi. Makanya kami tempatkan anggota bersama teman-teman dari Dishub DKI Jakarta untuk berada di tengah, untuk meyakinkan kepada para pengemudi bahwa jalan tersebut masih bisa dilewati,” katanya. (faf)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved