Breaking News:

Berita Video

VIDEO Bocah Tenggelam di Tandon, Lurah Jurang Mangu Sebut Sedang Perbaiki Pagar

Ma'mun menjelaskan terbukanya tandon dikarenakan pintu penutup tanda ditutupnya kawasan tersebut rusak akibat ulah oknum warga.

WARTAKOTALIVE.COM, PONDOK AREN - Lurah Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Ma'mun angkat bicara terkait meninggalnya seorang bocah bernama Abdillah Alfarizqy (3) akibat tenggelam di Tandon Jurang Mangu Barat.

Menurutnya tandon tersebut baru dibuka dalam waktu hitungan jam usai ditutup beberapa waktu di tengah penerapan pembatasa sosial berskala besar (PSBB) Kota Tangsel.

"Pada awalnya kita menghendaki pagar tandon yang kurang lebih satu bulan ini kita tutup tandon karena berkaitan dengan covid," kata Ma'mun kepada Wartakotalive.com saat ditemui di kantornya, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Kota Tangsel, Kamis (18/2/2021).

Ma'mun menjelaskan terbukanya tandon dikarenakan pintu penutup tanda ditutupnya kawasan tersebut rusak akibat ulah oknum warga.

Pasalnya, selama sebulan lamanya pihak kelurahan bersama RT dan RW setempat menutup fasilitas umuum itu akibat penyebaran dan penularan infeksi covid-19 yang masif terjadi.

Kemudian, pihaknya bersama pejabat lingkunga setempat berniat memperbaiki pintu yang rusak tersebut mengingat masih diterapkannya PSBB.

Namun saat akan diperbaiki, korban bersama teman sejawatnya bernama M Rafka Azka telah memasuki kawasan tandon untuk sekesar bermain.

"Dapat satu bulan kita tutup tandon ternyata ini pagar banyak yang roboh, dan juga sudah kebongkar lebar, makanya kita berinisiatif memperbaiki tandon. Ketika kita mau memperbaiki tandon dua anak ini sudah ada di dalam tandon lagi lari-lari bermain, saya melihat bertiga. Saya tegur jangan main dulu di tandon," jelasnya.

Nahasnya, dua bocah tersebut justru tenggelam di tengah kawasan tandon yang sepi dari aktiftas warga sekitar. 

Pihaknya pun langsung berlari menuju lokasi setelah mendengar kabar tersebut dan mendapati posisi tubuh kedua bicah yang telah mengambang di tandon

"Rencana besok kita mau pasang lagi itu pagar, dapat 10 menit ada staff saya lari sampaikan ke saya bilang ada yang tenggelam di tandon. Akhirnya di lokasi kita melihat satu orang yabg Abdillah Afrizqy telah tiada. Tapi yang satu alhamdulillah dapat tertolong sudah di rumah sakit," pungkasnya. (m23) 

Penulis: Rizki Amana
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved